Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dikawal Polisi Bersenjata Laras Panjang, Begini Kondisi Pria Tak Percaya Covid-19

Dikawal Polisi Bersenjata Laras Panjang, Begini Kondisi Pria Tak Percaya Covid-19 Pria Tak Percaya Corona Ditangkap. Instagram/@infokomando ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pria yang sempat viral karena mengaku tak percaya akan adanya virus Covid-19 akhirnya ditangkap polisi. Sebelumnya, video pernyataan pria bernama Asep Sakamullah itu sempat ramai jadi perbincangan setelah ia menyebut tak percaya akan adanya virus dan mengaku siap melakukan eksperimen untuk berkontak langsung dengan orang terinfeksi Covid-19.

Setelah viral, video pernyataan Asep pun langsung menuai beragam kritik dari warganet. Didampingi oleh polisi bersenjata laras panjang, ia pun akhirnya menyampaikan video penyesalan dan permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat. Berikut informasi selengkapnya:

Sempat Viral

Video pernyataan Asep yang mengaku tak percaya akan adaya virus Covid-19 sebelumnya sempat viral di media sosial. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook Asep Tubless dan kemudian banyak dibagikan ulang.

Selain menyebut tak percaya akan adanya virus, pria tersebut bahkan mengaku siap melakukan eksperimen untuk berkontak langsung dengan orang terinfeksi Covid-19 dan juga jenazah yang meninggal akibat Covid-19. Pernyataan Asep itu tentu saja menuai beragam kritik dari masyarakat.

"Saya punya penilaian terhadap Covid. Enggak ada yang namanya covid. Sekalipun ada Covid, bahkan ada orang yang meninggal karena Covid, atau ada orang yang kena Covid saya mau eksperimen. Saya akan pegang orang tersebut, saya pegang mayat itu. Kalau dua hari saya meninggal, berarti benar Covid itu ada," kata Asep dalam video.

video pria ngaku tidak takut corona

Instagram/@jayalah.negriku ©2021 Merdeka.com

Diamankan Polisi

Setelah videonya viral, pria yang diketahui bekerja sebagai tukang tambal ban itupun akhirnya dijemput oleh pihak kepolisian. Ditemani oleh petugas bersenjata laras panjang, Asep pun menyampaikan permintaan maafnya karena telah membuat pernyataan bernada provokasi di media sosial.

pria tak percaya corona ditangkap

Instagram/@infokomando ©2021 Merdeka.com

"Saya meminta maaf atas apa yang sudah saya lakukan kemarin mengupload video yang mengatakan ketidakpercayaan adanya covid. Saya sadar saat ini pasti ada beberapa teman-teman yang sakit hatinya dengan pernyataan saya. Terutama satgas Covid, temen-temen kesehatan beserta jajarannya, TNI, Polri, dan orang-orang yang ada di desa Ciwaru," kata Asep."Untuk itu saya memohon maaf yang sebesar-besarnya, saya berjanji tidak akan mengulangi lagi apa yang sudah saya lakukan," tambahnya.

Berikan Pesan

pria tak percaya corona ditangkap

Instagram/@infokomando ©2021 Merdeka.com

Tak hanya itu, Asep juga berpesan kepada semua orang agar lebih bijak dalam bermedia sosial agar tak mengalami nasib serupa seperti dirinya. "Dan untuk temen-temen jangan sampai seperti saya. Mudah-mudahan temen-temen yang lainnya bisa melakukan interaksi dengan medos (media sosial) sebijak mungkin," pungkasnya.

(mdk/khu)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP