Situs SBY bobol, salah defacer atau sistemnya?

Reporter : Dwi Andi Susanto | Rabu, 30 Januari 2013 14:56




Situs SBY bobol, salah defacer atau sistemnya?
Defaced © 2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Baru-baru ini dikabarkan bahwa situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diretas dan tampilan depannya berganti rupa. Apakah ini faktor keteledoran ataukah sistem website yang lemah?

Seorang pemuda lulusan STM Pembangunan Sipil bernama Wildan Yani S Hari ditangkap pihak kepolisian karena telah mengubah tampilan situs resmi Presiden SBY, Presidensby.info.

Setelah menjalani proses interogasi, pihak polisi menyatakan bahwa Wildan sama sekali tidak punya kepentingan politik untuk meretas situs SBY. Latar belakang Wildan tak lain hanya iseng.

Fakta yang cukup menarik adalah seperti apa yang diungkapkan Menkominfo Tifatul Sembiring. Dalam pernyataannya, Tifatul mengatakan bahwa dirinya sudah lama membentuk tim pengamanan situs pemerintah yang bekerja selama 24 jam non stop.

Namun, kenapa situs sekaliber pemerintah berhasil diretas oleh seorang pemuda lulusan STM? Apakah ini karena keteledoran dari penjaga atau memang ada hole atau celah yang terdapat pada website.

Menurut salah seorang mantan hacker yang ditemui merdeka.com dengan nick name Biadabs menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Wildan itu masuk dalam kategori deface.

Wikipedia menuliskan bahwa deface atau defacer sebagai orangnya adalah serangan terhadap sebuah website yang mengubah tampilan depannya dengan gambar yang diinginkan.

Mayoritas para defacer mempunyai tujuan tersendiri seperti tujuan politik, protes atau lainnya. Namun, terkadang ada juga aksi deface ini dilakukan oleh para lamers atau para newbie atau anak baru di dunia peretasan yang sengaja melakukan aksi tersebut hanya untuk show up atau unjuk gigi dan pamer saja.

Pada umumnya, baik itu defacer handal atau juga lamers, akan mencari hole atau lubang kelemahan pada sistem di website untuk masuk ke dalam root sistemnya. Kebanyakan, aksi defacer ini dilakukan dengan menggunakan SQL Injection dan Remote File Inclusion (RFI), namun banyak juga cara yang lainnya.

Nah, apabila menurut pihak kepolisian Wildan tidak mempunyai kepentingan apapun dan hanya iseng serta menurut Tifatul ada tim khusus yang menjaga website tersebut 24 jam nonstop, berarti dapat disimpulkan bahwa ada sisi lemah yang mudah ditembus oleh lamers sekalipun.

[das]

KUMPULAN BERITA
# Hacker# Presiden SBY

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Polisi sebut tak ada massa Prabowo-Hatta alami luka tembak
  • Seniman asal Irak ini buat lukisan keren dari es krim
  • Kesaksian warga soal ibu selingkuhi teman anak: Seksi
  • Ali Ngabalin jamin Koalisi Merah Putih solid di DPR
  • ISIS temukan foto kakak Foley sebagai tentara Amerika
  • Nelayan kecil terancam dilibas pasar bebas ASEAN
  • Olahraga di gym saja tidak cukup untuk turunkan berat badan
  • Generasi Toyota Kijang Innova terbaru dirilis tahun depan!
  • Paspampres yakin takkan kesulitan dengan gaya blusukan Jokowi
  • 6 Tokoh Solo ini disebut-sebut layak masuk kabinet Jokowi
  • SHOW MORE