Merdeka.com tersedia di Google Play



    Sering melihat video porno bukan berarti hyper sex

    Reporter : Dwi Zain Musofa | Jumat, 19 Juli 2013 00:02


    Sering melihat video porno bukan berarti hyper sex
    video porno. shutterstock

    Merdeka.com - Sebuah penelitian terbaru menyebutkan jika orang yang sering melihat video porno tidak bisa langsung digolongkan penderita sex addict atau kecanduan sex.

    Dilansir VR-Zone (18/7), seorang peneliti bernama Nicole Prause telah melakukan penelitian kepada 39 laki-laki dan 13 perempuan untuk meneliti respon neural otak ketika orang tersebut mendapatkan stimulan berupa konten erotis.

    Gambar atas menunjukkan reaksi otak ketika melihat konten porno
    Gambar bawah menunjukkan reaksi otak ketika kecanduan narkoba

    Ternyata, hasil dari tes tersebut menyatakan jika respon yang dihasilkan otak sama sekali berbeda dari respon kecanduan yang mana dalam penelitian ini disamakan dengan respon ketika seseorang dalam keadaan kecanduan narkoba.

    Jadi berdasarkan penelitian tersebut dihasilkan sebuah kesimpulan jika seseorang yang sering menikmati konten porno baik berupa video ataupun foto tidak serta merta dapat digolongkan dalam penderita sex addict atau sering disebut hyper sex.

    [dzm]

    KUMPULAN BERITA
    # Penelitian

    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


    JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Penelitian, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Penelitian.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup






    Komentar Anda


    Smart people share this
    Back to the top

    Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
    LATEST UPDATE
  • KPK tak bakal lepaskan Gamawan Fauzi di kasus e-KTP
  • Penyodomi korban kedua TK JIS diduga guru WNA berambut pirang
  • Tipe pria idaman Raisa, harus lucu!
  • Bayi berkepala dua lahir di Langkat
  • Kelab tari bugil di Kanada jadi tempat perayaan Paskah
  • Cerita seru Jefan Nathanio saat bintangi "TANIA"
  • Ariel NOAH masih enggan bicara soal Sophia Mueller
  • KPK tak akan sita lift gedung PBB pemberian Anggoro Widjojo
  • Tak direstui SBY, bukti Dahlan tak matang siapkan akuisisi BTN
  • HTC rilis smartphone dual core kamera 5MP seharga Rp 1,6 juta
  • SHOW MORE