Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengembang aplikasi Indonesia diharapkan ramaikan pasar global

Pengembang aplikasi Indonesia diharapkan ramaikan pasar global Microsoft Developer Conference 2012 (© Microsoft)

Merdeka.com - Seiring dengan semakin cepatnya dunia teknologi khususnya di dunia handset, diharapkan para pengembang Indonesia dapat ikut serta dalam geliat teknologi sekarang ini. Tidak hanya sebagai pemakai dan peminat saja, para pengembang aplikasi di Indonesia juga diharapkan untuk ikut serta dalam dunia smartphone dan perangkat sejenisnya.

Dengan diadakannya Developer Conference 2012: Windows 8 Hackathon di Yogyakarta pada tanggal 16 - 17 Mei ini, diharapakan para pengembang aplikasi di Indonesia dapat ikut menyemarakkan pasar global dengan inovasi-inovasi yang mereka ciptakan.

Press Release

Pengembang Aplikasi Indonesia Didorong Masuk Pasar Global

Yogyakarta - Pengembang aplikasi dan game Indonesia didorong masuk ke pasar global karena permintaan aplikasi dan game untuk personal computer, tablet, maupun smartphone meningkat. Tingginya permintaan ini seiring dengan peningkatan pengguna internet dan makin banyaknya produsen telepon seluler yang memproduksi smartphone. Hingga akhir tahun 2011, total jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 55 juta pengguna. Adapun unduhan (download) game untuk smartphone mencapai 8 juta unduhan. Bahkan di awal tahun ini jumlah pengguna broadband Internet di Indonesia sudah menembus 100 juta pengguna.

"Jumlah ini diperkirakan terus meningkat sampai akhir tahun," kata Farid Zulkarnain, EVP Business Developmen Navcore Nextology selalu mitra Microsoft di Indonesia dan mewakili penyelenggara Developer Conference 2012: Windows 8 Hackathon di Yogayakarta pada 16 Mei 2012. Potensi pasar yang terus berkembang ini telah diantisipasi produsen software, tablet maupun smartphone dengan menggelar berbagai pelatihan untuk mengembangkan kompetensi developer Indonesia. "Konferensi dua hari ini juga dalam rangka pengembangan kompetensi mereka," katanya.

Developer Conference 2012: Windows 8 Hackathon diikuti oleh 1.000 pengembang dari kalangan akademisi, praktisi IT start up, freelancer, mahasiswa, dan pengembang perangkat lunak untuk mendalami teknik-teknik pengembangan aplikasi di atas platform baru di Windows 8. Pelatihan dengan peserta terbanyak yang akan tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) ini berlangsung 24 jam nonstop.

Konferensi ini dihadiri pembicara kunci dari Microsoft Corporation, Redmond, USA antara lain Walid Abu-Habda (Corporate Vice President, Developer and Platform Group, Microsoft Corporation), Said Zahedani, PhD (General Manager, Developer and Platform Group, Microsoft Asia Pacific), Herman Widjaja (Senior Software Test Lead Microsoft Corporation), serta Andreas Diantoro (President Director Microsoft Indonesia). "Mereka ingin melihat potensi developer Indonesia secara langsung sekaligus memotivasi pengembang perangkat lunak Indonesia," katanya.

Menurut DR. Ridi Ferdiana, akademisi bidang teknologi informasi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, developer Indonesia memiliki peluang besar menghasilkan aplikasi berkualitas dengan menggunakan fitur-fitur di Windows 8 seperti Metro Apps, Live Tile, Charm Bar, Windows Store, dan lain-lain. "Fitur-fitur ini cukup membantu developer menghasilkan aplikasi yang lebih hidup dan interaktif," katanya.

Platform Windows 8 memungkinkan pengembang lokal untuk membangun aplikasi yang lebih baik meski developer hanya memiliki kemampuan untuk mengembangkan web (HTML, Javascript, HTML5, dan lain-lain). "Peluang developer lokal untuk bersaing di pasar sangat terbuka," kata Ridi. Kemampuan pengembang Indonesia sebenarnya cukup memadai dan disegani di dunia pengembangan aplikasi. Tapi, kesempatan yang ada selama ini kurang mendukung. "Windows 8 menjawab kebutuhan para developer ini," kata Ridi.

Inovasi lain yang membuat sistem operasi ini berbeda adalah Windows 8 mengimplementasikan Metro UI yakni tampilan antarmuka yang didesain secara khusus untuk memanfaatkan teknologi layar sentuh secara maksimal. Fitur ini membuat Windows 8 mudah dipakai secara alami dalam tablet maupun touchscreen PC. Meski menerapkan Metro UI, Windows 8 dirancang tetap mendukung penggunaan mouse. Bahkan, semua yang bisa dilakukan dengan manipulasi sentuh dapat dilakukan dengan mouse dan keyboard pada sistem operasi ini. "Hanya ada sedikit perbedaan dalam pengoperasiannya," kata Silas Sebastian Sihotang, Enggagement Manager Navcore Nextology. (mdk/das)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP