PaperKarma, aplikasi pemusnah e-mail sampah

    Reporter : Al Amin | Jumat, 10 Februari 2012 03:20




    PaperKarma, aplikasi pemusnah e-mail sampah

    Merdeka.com - Bosan menghapus e-mail sampah yang masuk ke inbox? Coba hitung, ada berapa banyak email-email sampah yang masuk dalam sehari? Pastinya hal itu akan memakan waktu untuk menghapus satu persatu email itu.

    Jika lelah menghapus, dan berpikir untuk membuat alamat e-mail baru, sebaiknya niat tersebut diurungkan. Sekarang cobalah unduh PaperKarma, sebuah applikasi untuk smartphone yang berfungsi untuk menghapus secara otomatis semua email sampah yang masuk.

    Cara kerja PaperKarma sangat mudah. Setelah mengunduh aplikasi bagi smartphone dengan sistem operasi iOS, Android atau Windows Phone, tinggal mendaftar dan mulai mengambil gambar katalog-katalog yang tidak diinginkan dan didaftarkan ke PaperKarma. Setelah itu, biarkan PaperKarma yang bekerja menangkal semua e-mail sampah tersebut.

    Aplikasi PaperKarma diciptakan oleh Sean Mortazavi yang bekerja secara full time di Microsoft. Sehari, CEO berkepala plontos ini menghabiskan sisa waktunya untuk men-tracking 10.000 email sampah terbesar yang sering masuk ke Inbox.

    Seperti dilansir Allthingsd, Mortazavi menjelaskan, ada lebih dari 100 miliar email sampah yang dikirimkan perharinya ke pemilik email, itu hanya di Amerika Serikat saja. Dan hal ini, menurut Mortazavi telah menghabiskan sumber daya, baik tenaga dan waktu. Ke depannya Mortazavi berharap, dari aplikasi yang diluncurkan 31 Januari 2012 ini, PaperKarma dapat bekerja sama dengan berbagai dunia usaha.

    Jadi, bagi yang bosan menerima email-email sampah, seperti penawaran kredit tanpa agunan, katalog perumahan murah dan brosur-brosur pengobatan alternatif, ada baiknya mengunduh aplikasi gratis ini di smartphone Anda.



    Komentar Anda


    Be Smart, Read More
    Back to the top

    Today #mTAG iREPORTER
    LATEST UPDATE
  • Black orlov, permata tersohor dengan kisah sekelam warnanya
  • Sepekan api berkobar, kebakaran Gunung Merbabu tak juga padam
  • Pria Amerika ingin tukar tiket nonton baseball dengan bercinta
  • Produk otomotif ditarget masuk tiga besar penyumbang ekspor
  • Mahasiswa antikorupsi demo minta Setya Novanto ditangkap
  • Ruhut Sitompul: Kurang apa SBY? Mega yang enggak mau ketemu
  • Garuda Indonesia: Seharusnya Kemenhub tegur Angkasa Pura
  • Renegosiasi kontrak 100 perusahaan tambang ditarget tuntas
  • Ribuan warga Dayak seluruh dunia hadiri Tumbang Anoi
  • Kesimpulan sementara, Freeport bersalah atas kecelakaan pekerja
  • SHOW MORE