Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kepala Humas Kemkominfo: Ada 19 situs yang diblokir, bukan 22

Kepala Humas Kemkominfo: Ada 19 situs yang diblokir, bukan 22 Ilustrasi situs islam diblokir. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Ismail Cawidu melakukan klarifikasi atas jumlah situs dakwah Islam radikal yang diblokir. Sebelumnya, dirinya mengatakan ada 22 website dakwah islam tapi ternyata hanya berjumlah 19 website yang dinyatakan diblokir.

"Awalnya yang dilaporkan BNPT ada 26, lalu ternyata beberapa ada yang sudah tidak aktif 4 website, total berjumlah 22. Kemudian, setelah dikaji lagi ternyata juga ada yang tidak dinyatakan radikal. Jadi, total 19 website yang menjadi list operator dan ISP untuk diblokir," ujarnya dalam pertemuan dengan sejumlah pengelola situs dakwah Islam yang diblokir.

Terkait hal ini, dikatakan dia, akan dibicarakan lebih detail dengan BNPT, Kementerian Agama, Kementerian Polhukam, dan Kemkominfo. "Jam 1 siang mau ketemu BNPT, Kemenag, Kementerian Polhukam, dan kemkominfo untuk bicarakan masalah ini," ujarnya.

Sebelumnya, dirinya menjelaskan bahwa pemblokiran ini disinyalir mengandung konten negatif. "Ya akan diblokir ISP. Alasannya, karena menurut BNPT website-website tersebut mengandung faham kekerasan dan radikalisme," jelasnya.

Kominfo tidak melakukan pengecekan, karena sudah melalui BNPT.

(mdk/ega)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP