Google dan Apple. Sepasang kekasih yang tidak lagi saling cinta

Reporter : Dwi Andi Susanto | Selasa, 11 September 2012 21:05




Google dan Apple. Sepasang kekasih yang tidak lagi saling cinta
Google I/O 2012 dan Apple WWDC 2012 (© Merdeka.com)

Merdeka.com - Bukan satu cerita baru apabila Steve Jobs pernah mengatakan akan meluncurkan thermonuclear ke Android. Jobs membenci Android. Namun, atas dasar apa Steve Jobs tidak menyukai operating system besutan Google tersebut?

Pada tahun 2006 lalu, Google dan Apple terlihat sangat mesra. Keakraban tersebut terus berlanjut sampai dirilisnya iPhone pertama kali. Google mempersilakan Apple menggunakan aplikasi peta, search engine, email dan YouTube di dalam perangkatnya. Begitu pula Apple. Perusahaan Cupertino ini juga memberikan apa yang diinginkan Google.

Kekompakan mereka membuat Yahoo, Microsoft dan Adobe iri. Hal tersebut berlanjut sampai iPhone menggebrak pasaran mobile.

Perpecahan mulai nampak ketika Google mempresentasikan Android untuk pertama kali. Apple memandang Google telah meniru ciptaan mereka. Steve Jobs merasa kecewa pada saat itu. Dia menyebutnya sebagai pengkhianatan. Ketika suasana sedang 'panas', muncul rumor bahwa Google sedang menjalin kerjasama dengan Microsoft yang notabene merupakan kompetitor Apple.

Keadaan semakin tidak menentu ditambah lagi rumor lain yang menyatakan bahwa Apple dengan sengaja menghentikan layanan mereka yang digunakan Google. Akhirnya, 'perang dimulai.'

Pada bulan Januari 2008, Jobs mulai berani terang-terangan meluncurkan kritik kepada Google dan Androidnya. Jobs mengatakan bahwa Android tidak berguna dan tidak bagus untuk dipakai setiap orang.

Perang bertambah besar dengan mundurnya Eric Schmidt yang menjadi seorang penting di jajaran manajemen Apple. Dia mengundurkan diri dan pindah ke Google. Tentu saja, dengan kepindahan Schmidt, Jobs takut rahasia yang dimiliki Apple seperti desain dan konten di setiap perangkatnya ditularkan ke Google.

Ketika Tim Cook masih menjabat sebagai COO Apple pada saat itu, dia juga pernah mengungkapkan kekecewaannya secara halus. "Kita (Apple) menyukai kompetisi dengan catatan tidak ada yang bertindak di 'belakang.' Apabila hal tersebut terjadi, maka kita akan memburu siapa saja yang melakukannya," ungkap Cook pada bulan Januari 2009 lalu seperti yang dikutip Gizmodo (10/09).

Akhirnya, pada bulan Maret 2010 lalu, Apple menggugat salah satu rekan kerja Google yaitu HTC dengan tuduhan pelanggaran hak paten konten menu di iPhone. HTC pada saat itu mempunyai perangkat berbasis Android.

Pada saat itu Jobs sempat menjelaskan, "Kita mempunyai dua pilihan, melihat kompetitor mencuri cipataan kita atau melakukan suatu tindakan. Kita memutuskan untuk melakukan tindakan. Kita mempunyai pemikiran bahwa kompetisi itu sehat dengan catatan kompetitor menciptakan produk mereka sendiri bukan mencuri dari kita."

Di tahun yang sama, Apple juga menggugat Motorola dengan tuntutan seperti yang didapatkan oleh HTC. Tidak berhenti di situ saja, pada bulan April 2011, Apple kembali menggugat rekanan Google lainnya yaitu Samsung dengan tuduhan yang sama dan berakhir dengan kemenangan sementara untuk pihak Apple pada tanggal 25 Agustus 2012.

Satu hal yang dapat menjadi benang merah untuk sejarah kemarahan Apple terhadap Google ini adalah kenapa Apple tidak melakukan tindakan tegas melawan Google. Apple lebih memilih menyerang 'pion-pion' Google daripada secara langsung melakukan tindakan tegas terhadap sang raja. Apakah ini adalah strategi Apple ataukah perusahaan berlogo buah apel ini tidak mempunyai daya untuk melawan Google? Bagaimana menurut Anda?

[das]

KUMPULAN BERITA
# Apple# Google

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Rumah di Inggris dilelang mulai harga Rp 15 ribu
  • Ini pengakuan guru SMP di Bandung yang cabuli belasan siswi
  • Kapolri laporkan ancaman teroris & serangan bom pada JK
  • 8 Bulan kerja, BPJS Kesehatan terima iuran peserta Rp 25,6 T
  • Tukang plagiat gaya Kim Kardashian - Kanye West, seperti apa?
  • Pantau laut RI, Menteri Susi ajak KSAL tindak kapal nakal
  • Korban pemerasan admin triomacan2000 bukan cuma Bos Telkom
  • Tukang sate hina Jokowi sering azan & jadi imam di musala rutan
  • Sebar hoax gadis 'gampangan', 7 aplikasi kencan China disetop
  • SDA minta Jokowi cabut SK Menkum HAM pengesahan kubu Romi
  • SHOW MORE