Banyak tidur di akhir pekan sebabkan kantuk pada hari kerja

Reporter : Ikhwan Arief Prihastian | Rabu, 12 September 2012 18:24

Banyak tidur di akhir pekan sebabkan kantuk pada hari kerja
Ilustrasi tidur. ©2012 Shutterstock.com

Merdeka.com - Apakah Anda tidur di akhir pekan untuk mengganti kekurangan tidur pada hari kerja? Sebaiknya hentikan kebiasaan itu. Penyebabnya adalah peneliti menyimpulkan tidur pada akhir pekan akan mengakibatkan kantuk lebih terasa pada hari kerja.

Temuan ini, menurut informasi Telegraph.co.uk(11/09), merupakan hasil penelitian sebuah tim peneliti dari University of Texas Southwestern. Tim yang dipimpin Dr Gregory Carter, spesialis pengobatan tidur, menyimpulkan tidur pada hari Sabtu dan Minggu merusak jam tidur alami manusia. Akibatnya, Anda akan lebih sulit bangun dan bekerja pada Senin Pagi.

Jam tidur alami manusia dipenuhi secara harian. Manusia dapat menunda jam tidur mereka pada suatu hari dengan menggantinya pada akhir pekan. Namun kegiatan tersebut akan menunda jam istirahat otak. Akibatnya Anda akan sulit tidur pada hari Minggu dan sulit bangun pada hari Senin.

Dr carter mengatakan, tidur lebih awal lebih baik daripada menggantinya di akhir pekan. Dengan tidur teratur delapan jam setiap hari maka kebutuhan jam tidur manusia akan terpenuhi.

"Untuk mengatur jam tidur alami, kita perlu tidur delapan jam sebelum waktu kita terbangun", kata Dr Carter.

[ikh]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Di tangan Krisdayanti, lipstik bisa jadi blush on
  • Hilang, 3 pendaki WNI terakhir kontak sehari sebelum gempa Nepal
  • Demen belanja, Mike Lewis tak malu disebut shopaholic
  • Soal eksekusi mati, aktivis HAM tuding Jokowi ingin terlihat tegas
  • Jadi ketua umum PBB, Yusril Ihza tak mau disebut menang aklamasi
  • Terpidana mati Rodrigo malah tertawa terbahak ditanya pesan terakhir
  • Usai puaskan bule di hotel, waria ini jarah isi dompet & perhiasan
  • Imparsial tuding eksekusi mati cuma buat naikkan popularitas Jokowi
  • Usai membesuk, keluarga minta Jokowi ampuni duo 'Bali Nine'
  • 'BILU MELA', animasi Indonesia siap bersaing di internasional
  • SHOW MORE