Apple menang dibantu juri?
Merdeka.com - Terdapat 9 juri dalam persidangan yang mempertemukan Samsung dan Apple di pengadilan San Jose, California tersebut. Salah satunya bernama Velvin Hogan. Rumornya, Hogan adalah orang dalam yang membantu memenangkan Apple.
Velvin Hogan adalah seorang yang selama 35 tahun berkecimpung dalam dunia teknologi hard-drive. Dia mempunyai banyak hak paten di Amerika Serikat. Ketika persidangan yang mempertemukan antara Apple dan Samsung, Hogan termasuk dalam 9 juri terpilih.
Uniknya, menurut penelitian Samsung, terdapat satu hak paten Hogan yang digunakan oleh Apple untuk menyerang perusahaan asal Korea Selatan ini. Sebuah blog teknologi terkenal AndroidPIT mengatakan bahwa sebelum persidangan dimulai, Hogan dan Apple
kemungkinan telah menjalin kesepakatan. Namun hal tersebut masih berupa asumsi kasar saja.
Hak paten Hogan tersebut adalah sebuah perangkat yang mempunyai kemampuan untuk offload video ke internal removal storage. Perangkat tersebut dipatenkan pada tahun 2002 silam, 3 tahun sebelum diciptakannya iPod yang dapat digunakan untuk melihat video. Menurut penulis dalam blog tersebut mengatakan, "Kemungkinan perangkat tersebut yang 'dipinjamkan' ke Apple untuk melawan Samsung."
Selain digunakan di iPod, perangkat milik Hogan tersebut juga ditemui di beberapa produk Samsung. Namun, ketika The Verge (31/08) mencoba mewawancarainya, Hogan mengatakan bahwa persidangan tersebut sangat fair atau adil. "Tidak ada campur tangan dari pihak luar apalagi saya," ungkapnya.
Hogan juga menjelaskan bahwa kesembilan juri tersebut memutuskan bahwa Samsung telah melanggar hak paten Apple dengan menggunakan banyak metode, seperti membandingkan satu persatu perangkat milik Apple dan Samsung.
Ketika pihak The Verge mencoba memancing Hogan dengan pernyataan yang menyudutkan, Hogan kembali berkata, "Saya tidak peduli dengan berita miring yang beredar. Saya mencoba bersikap adil semaksimal mungkin. Kenapa Anda mengatakan saya ada di pihak Apple? Bahkan Anda tidak ada ketika sidang berlangsung. Anda tidak mengetahui proses persidangan. Anda tidak mengetahui bukti apa saja yang ada. Namun, Anda membuat satu pernyataan seakan-akan proses persidangan ini cacat."
Selain kepada The Verge, Hogan juga pernah memberikan pernyataan kepada Reuters bahwa 9 juri tidak memihak satu perusahaan. "Mereka sama di dalam pengadilan tersebut. Kita juga akan tegas menyatakan salah satu di antaranya bersalah apabila memang terbukti bersalah. Tidak peduli siapa itu, sebesar apa dia, yang pasti pelanggaran hak paten adalah ilegal," ungkapnya seperti yang dikutip Huffington Post (25/08).
Walaupun Hogan terus membela diri serta mengatakan bahwa hasil keputusan sidang tersebut sah, namun Samsung akan terus mengawasi pergerakan Hogan. Semakin seru saja peperangan antara dua raksasa ini. (mdk/das)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya