Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Apple makin tak berkutik hadapi dakwaan monopoli ebook

Apple makin tak berkutik hadapi dakwaan monopoli ebook Apple. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Konspirasi Apple untuk menjatuhkan harga ebook dipasaran memang sangat mencengangkan. Meskipun sudah ditampik, namun banyaknya bukti yang terungkap malah semakin menjerumuskan Cupertino.

Seperti yang dilansir oleh Computer World (17/6), SVP Apple, Eddy Cue, di hadapan pengadilan sudah mengatakan bahwa mereka tak ada niat sama sekali untuk memonopoli pasar ini ketika mencobanya pada 2010 lalu. Menurutnya, Apple hanya mengamankan metode terbaik untuk mendapatkan keuntungan saja.

"Kami tak ingin rugi dalam bisnis apapun," sebut Cue dalam sidang. Cue pun mengungkap adanya teori monopoli ebook yang malah dilakukan oleh Amazon sejak 2009 lalu.

Namun, nampaknya pernyataan Cue sendiri tak membantu apapun. Departemen Kehakiman AS tetap menyatakan bahwa Apple telah melanggar UU anti kepercayaan dengan melibatkan beberapa penerbit ebook besar.

Menurut Departemen Kehakiman AS, Cue dituding merupakan dalang di balik kasus monopoli ini. Disebutkan, Cue kala itu berkomunikasi dengan Steve jobs untuk mengatur harga bagi ebook dengan sebuah metode baru dengan nama model agensi.

Dengan model ini, penerbit berhak memasang harga berapapun untuk ebook mereka. Namun, Apple berhak untuk mendapatkan beberapa persen penjualan jika buku elektronik tersebut dibeli lewat App Store.

Hal ini tentunya berbeda dengan model yang selama ini digunakan oleh penerbit dalam menjual buku. Dalam model lama, penerbit menjual dulu ke pengecer, setelahnya, tergantung pengecer mau menjual dengan harga berapapun ke pembeli. (mdk/nvl)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP