Apakah sosial media membuat pengguna jadi susah bergaul?

Reporter : Rizqi Adnamazida | Jumat, 15 Juni 2012 12:15




Apakah sosial media membuat pengguna jadi susah bergaul?
Sosial media. merdeka.com/mashable.com

Merdeka.com - Sebuah situs sosial Badoo menemukan fakta bahwa sebanyak 39% masyarakat Amerika lebih suka menghabiskan waktu berinteraksi secara online daripada di dunia nyata. Apakah ini berarti keberadaan sosial media benar-benar mempengaruhi gaya bergaul orang-orang di dunia nyata?

Sementara itu portal pendidikan online Schools.com pun menghimpun beberapa survey mengenai pengaruh sosial media pada cara bergaul orang-orang seperti yang dilansir dari Mashable (15/06).

  • Sebanyak 24% pengguna sosial media melewatkan masa-masa penting secara langsung dengan orang lain karena mereka sibuk membagi pengalaman di jejaring sosialnya.
  • Setiap hari setidaknya pengguna Facebook menghabiskan waktu 10,5 miliar atau 19.963 tahun untuk mengakses jejaring sosial mereka (tidak termasuk yang mengakses via mobile).
  • Sementara itu, warga Amerika cenderung suka mengakses Facebook ketika bepergian. Terbukti dari survey yang menyebutkan mereka menghabiskan 441 menit setiap bulan untuk membuka Facebook via mobile dan 391 menit per bulan mengakses Facebook menggunakan komputer.
  • Singapura merupakan negara dengan penduduk yang paling banyak menghabiskan waktu mengakses Facebook setiap harinya. Kemudian disusul oleh Selandia Baru, Australia, Britania Raya, Perancis, Amerika Serikat, India, dan Brasil. Kira-kira Indonesia nomor berapa, ya?
  • Sehubungan dengan pemanfaatan sosial media dengan cara bergaul seseorang di dunia nyata, sebanyak 62% pengguna memanfaatkan sosial media untuk membagi berita baik, 43% membuat jadwal dengan teman-teman, dan 84% memanfaatkan Facebook untuk tetap menyambung silaturahmi dengan kerabat yang jauh.
  • Uniknya, 50% pengguna Facebook memiliki 100 teman atau lebih. Lantas apakah di dunia nyata teman mereka yang sebenarnya juga sebanyak itu?
  • Fakta yang cukup menyedihkan adalah sebanyak 24% pengguna sosial media asal Amerika dan 28% pengguna Britania Raya kerap menambah-nambah cerita mengenai apa yang terjadi di sosial media mereka. Sebesar 11% warga Britania Raya bahkan mengaku pertemanan mereka di dunia maya hanya berniat untuk terlihat keren dan menyenangkan.
  • Jika melihat survey yang menunjukkan 39% pengguna menghabiskan waktu untuk bergaul secara online daripada langsung bertatap muka, 20% lebih suka SMS daripada mengobrol, dan 33% memilih berkenalan dengan orang baru daripada secara langsung, apakah ini berarti sosial media justru menciptakan rasa kesepian dan bukan menghilangkannya?
  • Tetap saja, pertemanan di dunia nyata lebih erat, luas, dalam, pengertian, dan penuh komitmen daripada bergaul melalui dunia maya.

Meskipun demikian, jejaring sosial dinilai bermanfaat dalam mendukung rasa percaya diri, menambah teman baru, membantu menemukan teman lama, dan yang paling penting, membantu orang-orang yang malu dan kesepian untuk bergaul dengan teman-teman baru.

[riz]


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Toyota Innova vs pemotor di Tol Jatiwarna, 1 tewas
  • Amir Mahmud, dulu dukung ISIS sekarang siap dukung Jokowi
  • Ratusan WNI di Australia ingatkan Jokowi cermat pilih menteri
  • Review: el real pancung rekor barca di bernabeu
  • Ditendang dari Demokrat, Ambar Tjahyono bakal tempuh jalur hukum
  • Fan meeting Running Man dihadiri fans asal Papua hingga Thailand
  • Tolak oral seks, kakek di Karawaci dibunuh kekasih sesama jenis
  • Hari kedua SoundsFair, Ipang sajikan energi luar biasa
  • BNN akui pengawasan narkoba di Riau masih lemah
  • Review: Balotelli mandul, The Reds diimbangi Hull
  • SHOW MORE