Ales Stenar di Swedia, Stonehenge atau bukan?

Reporter : Rizqi Adnamazida | Jumat, 27 April 2012 12:00




Ales Stenar di Swedia, Stonehenge atau bukan?
Ales Stenar. merdeka.com/dipity.com

Merdeka.com - Bangsa Skandinavia kuno konon pernah menyeret 59 batu ke tebing pantai di sebuah tempat yang sekarang disebut dengan desa Kseberga di Swedia. Para arkeolog pun menyebutnya dengan Ales Stenar (Ale's Stones) dan mempercayai bahwa bangsa tersebut melakukan proses pemindahan batu tersebut seribu tahun yang lalu menjelang akhir Zaman Besi. Akan tetapi kini para peneliti berpendapat bahwa batu-batu itu sebenarnya telah berusia 2.500 tahun lebih dan berasal dari Zaman Perunggu yang dibangun sebagai kalender astronomi dengan bentuk geometri dasar yang sama seperti Stonehenge di Inggris.

"Kami sekarang dapat mengatakan bahwa Stonehenge memiliki seorang 'adik perempuan', tetapi ini jauh lebih indah," ucap Nils-Axel Mrner, seorang pensiunan ahli geologi yang merupakan kepala penulis penelitian ini dari Stockholm University, seperti yang dikutip dari Huffington Post (26/04).

Tim Mrner mengamati matahari terbit dan terbenam pada titik tertentu di sekitar Ales Stenar di musim panas dan musim dingin yang seolah mengisyaratkan bahwa budaya kuno telah membangun kumpulan bebatuan tersebut sebagai kalender astronomi untuk perayaan upacara tertentu. Selain itu, geometri dari Ales Stenar dinyatakan cocok dengan Stonehenge, monumen dari Zaman Perunggu yang berada di Inggris.

Meskipun demikian, studi yang telah dilaporkan dalam International Journal of Astronomy and Astrophysics ini tidak lantas membuat pandangan para ahli yang lain setuju bahwa Ales Stenar di Swedia memang benar-benar serupa dengan Stonehenge di Inggris. Para ahli lain juga berpendapat bahwa Ales Stenar bukan Stonehenge dan tidak memiliki hubungan apapun dengan bangunan bebatuan di Inggris tersebut, melainkan sebuah hiasan penanda makam dari Zaman Besi seperti argumen yang pernah dilontarkan oleh para arkeolog.

[riz]


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Puluhan ABG perempuan Cianjur dijual mucikari di Jakarta
  • Kapal kargo tenggelam di Perairan Karawang, 15 ABK hilang
  • Polisi selidiki kasus pembunuhan satu keluarga di Jombang
  • Bapak di China bunuh anaknya sebab ngompol
  • Tenaga dokter bedah minim jadi tantangan Jokowi ke depan
  • 16 Polisi tewas selama kawal pemilu
  • PT PP Properti gandeng Telkom terapkan hunian berteknologi
  • Jokowi bilang kerja kerja, KIH malah telat setor anggota fraksi
  • Ogah pilkada langsung, Hong Kong takut calon orang miskin menang
  • Keliling Istana, Ahok kagum keindahan kantor Presiden Jokowi
  • SHOW MORE