Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akibat perubahan iklim, salju abadi Andes semakin menipis

Akibat perubahan iklim, salju abadi Andes semakin menipis Pegunungan Andes. © Innerasiaresearch.org

Merdeka.com - Efek dari pemanasan global nampaknya semakin kelihatan. Seperti yang diberitakan oleh MSNBC (22/1), saat ini lapisan salju abadi di Pegunungan Andes semakin menipis.

Sebagai salah satu pegunungan tertinggi di dunia, puncak Andes tertutup oleh lapisan salju tebal. Namun, nampaknya volume lapisan salju ini semakin menurun jumlahnya.

Bahkan, menurut laporan terbaru, penurunan jumlah lapisan salju kali ini merupakan yang terburuk sepanjang sejarah. Hal ini disebabkan karena semakin memburuknya situasi iklim di dunia dalam tiga dekade terakhir.

Laporan ini dikeluarkan dari ulasan penelitian terdahulu yang menggabungkan pengamatan di lokasi, foto udara, catatan sejarah, dan inti es yang diambil dari gletser di pegunungan Andes. Hasilnya, peneliti menemukan fakta bahwa penurunan jumlah es ini merupakan yang terburuk dalam 400 tahun terakhir.

"Ketebalan gletser Andes berkurang sekitar 30 hingga 50 persen jika dibandingkan dengan data dari tahun 70an," kata Antoine Rabatel, peneliti dari Laboratory for Glaciology and Environmental Geophysics, Prancis.

Pegunungan Andes di Amerika Selatan merupakan rumah bagi 99 salju abadi di dunia. Karena tempatnya yang berada di daerah tropis, salju abadi di Andes merupakan salah satu yang sangat rawan mencair jika terjadi perubahan iklim yang sangat drastis. (mdk/nvl)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP