Voting itu dipicu oleh perubahan yang dilakukan oleh Facebook pada syarat dan kondisi mereka pada bulan Februari. Langkah itu mementikkan bara api karena nampaknya membuat situs jejaring sosial itu yang memegang hak kepemilikan dari gambar, video dan data yang dipasang oleh user pada halaman profile.
Merespon protes tersebut, Facebook membatalkan perubahan syarat itu, membuat yang baru dan mengundang 200 juta anggotanya untuk mengungkapkan keinginan mereka.
Syarat yang baru mengembalikan kontrol pada data di situs pada user dan memberi hak pada mereka untuk meminta semua data itu dihapus jika mereka berhenti menggunakan Facebook.
Total sekitar 600 ribu orang ambil bagian dalam voting selama seminggu penuh. Sebelumnya, Facebook mengatakan akan mengadopsikan syarat baru ini jika 30% dari anggotanya yang melakukan voting mendukung syarat baru ini.
Dalam tulisannya di blog Facebook untuk mengumumkan hasil awal dari voting, Ted Ullyot, legal chief dari Facebook's, mengatakan akan mengadopsikan syarat baru itu. Ullyot menunjukkan kekecewaannya karena yang berpartisipasi tidak begitu banyak tetapi langkah semacam ini adalah yang pertama baik untuk Facebook dan anggotanya. (bbc/cax)

-
Puas
214
-
Tidak puas
1.019
-
Enak zaman Soeharto
2.198



-
1Mistis
-
2Korban sukhoi
-
3Gunung salak
-
4Sukhoi hilang
-
5Teladan bangsa
-
6Lady gaga




