Merdeka.com tersedia di Google Play



# Penembakan Polisi

Lagi-lagi nama institusi Polri harus tercoreng. Gara-garanya ada seorang bawahan berani melawan atasan. Parahnya lagi bawahan itu menembak atasan hingga tewas. AKBP Pamudji jadi korbannya. Kepala Detasemen Markas (Denma) Polda Metro Jaya itu ditembak kepalanya oleh bawahannya yang bernama Brigadir Susanto di kantor piket Kepala Pelayanan Markas Polda Metro Jaya, Selasa (18/3) sekitar pukul 21.30 WIB.


# Penembakan Polisi
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Penembakan Polisi, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Penembakan Polisi.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup


Berita dan Foto

Terlama Terbaru

Anggota Korps Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU itu juga dipecat dari kesatuannya.

Hal itu terungkap saat Brigadir Susanto menjalani rekonstruksi di Polda Metro Jaya.

Nasser menginginkan polisi mendapat asuransi terpisah dan itu diharapkan diperoleh dari kantong negara.

"Dia ditembak dari jarak dekat dan sekarang masih dalam perawatan di rumah sakit," kata Komjen Badrodin.

Siska juga menyampaikan permohonan maaf kepada Kapolda Metro Jaya beserta jajaran.

"Penyidik sudah masuk ke tahap pemberkasan. Dalam waktu dekat ini akan dilakukan rekonstruksi," ujar Rikwanto.

Selama ini, mutasi hanya diberikan kepada polisi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol).

Penembakan itu dipicu karena Susanto ingin mengambil paksa senjata miliknya dari tangan Pamudji.

Aksi rebutan senjata api tersebut dimenangkan oleh Susanto yang langsung menghadiahi Pamudji dengan satu tembakan lagi.

Kesimpulan itu diambil dari pengakuan Susanto dan saksi lain.

 1  2  3  4  5   


Today #mTAG