Pemain sayap Bayern Munich Franck Ribery menyatakan kebanggaan atas bekas luka yang ada di wajahnya. Menurut Ribery, bekas luka itu telah menjadi sumber kekuatannya sejak lama.
Bekas luka tersebut didapat Ribery ketika dia masih berusia dua tahun. Saat itu, dia terlibat kecelakaan mobil serius. Ribery harus mendapatkan tak kurang dari 100 jahitan untuk menutup lukanya.
Kendati mengakui bahwa tumbuh besar dengan bekas luka seperti itu tidaklah mudah, Ribery menyatakan bahwa hal itu telah menjadikannya seperti sekarang ini.
"Saya bangga dengan bekas luka saya. Bekas luka ini telah membentuk karakter saya serta memberi saya kekuatan," ungkap pemain berusia 29 tahun ini kepada La Gazzetta dello Sport.
"Hanya anak kecil yang bermental kuat saja yang bisa menahan ejekan dari anak-anak lain. Butuh anak yang lebih kuat untuk bisa menahan tatapan dari setiap orang dewasa yang ditemuinya." pungkasnya.
Ribery saat ini sedang mempersiapkan diri bersama timnya untuk menyongsong pertandingan leg kedua Liga Champions melawan Real Madrid. (gl/hsw)
Valdes minta Barca gratiskan kepergiannya
PSG siap tukar Ancelotti dengan trio Madrid
Pelatih baru Napoli berinisial M
West Ham-Liverpool sepakat £15 juta untuk Carroll
Renovasi lini belakang, Barca tawar Kompany
Jika tiba, Mourinho berniat jual David Luiz?
David Moyes Inginkan Ranocchia
Pique: Barca bukan lagi tim terbaik
La Nyalla kaget dengan rencana Man City
'Man City bakal gairahkan sepakbola Indonesia'