Review AFF U-19: Garuda Jaya kembali berjaya

    Sumber : | Kamis, 12 September 2013 21:37




    Review AFF U-19: Garuda Jaya kembali berjaya
    Selebrasi Putu Gede Juti (c) Fajar Rahman

    Merdeka.com - Timnas Indonesia U-19 kembali menunjukkan tajinya di Piala AFF U-19. Bertanding di Stadion Petrokimia, Gresik, Kamis (11/9) malam, Garuda Jaya sukses mengalahkan Myanmar U-19 dengan skor 2-1.

    Tampil di depan ribuan suporter Indonesia yang memenuhi Stadion Petrokimia, Garuda Jaya tampil begitu agresif sejak laga dimulai. Baru enam menit laga berjalan, Indonesia telah mampu membuka keunggulan setelah Evan Dimas memperdaya kiper Myanmar, Myo Min Latt dengan sebuah sontekan cantik setelah menerima umpan dari Hansamu.

    Unggul satu gol Indonesia semakin deras melancarkan serangan. Hasilnya, pada menit ke-17 Indonesia sukses menggandakan keunggulan melalui tendangan Putu Gede Juti memanfaatkan kesalahan kiper Myo Min Latt.

    Namun gol tersebut langsung direspon dengan cepat oleh Myanmar. Belum genap satu menit usai gol Putu Gede, kelengahan barisan pertahanan Indonesia mampu dimanfaatkan Nyen Chan Aung lewat tendangan keras mendatar yang gagal dibendung kiper Indonesia, Ravi Murdianto.

    Mampu memperkecil kedudukan, Myanmar semakin bersemangat menggempur pertahanan Indonesia. Salah satunya melalui sundulan Maung Maung Soe yang beruntung masih mampu diantisipasi dengan baik oleh Ravi Murdianto.

    Jelang babak pertama usai, Myanmar tercatat tiga kali mampu menciptakan peluang dan merepotkan pertahanan Indonesia, beruntung kiper Ravi Murdianto mampu tampil apik mengamankan gawang Garuda Jaya.

    Tempo permainan di babak kedua tak mengalami banyak perubahan. Baik Myanmar maupun Indonesia terus tampil dengan determinasi tinggi dan tempo cepat memanfaatkan kecepatan kedua sayap.

    Pada menit ke-67, pelatih Indonesia, Indra Sjafri melakukan pergantian. Maldini yang tampil apik di sisi kanan sayap Indonesia digantikan oleh Dinan Javier.

    Masuknya Dinan membuat serangan Indonesia lebih variatif. Salah satunya saat Dinan melakukan penetrasi di sisi kiri pertahanan Myanmar dan melepas umpan ke pertahanan Myanmar. Sayang tak ada satu pun pemain Indonesia yang menyambut umpan tersebut.

    Memasuki sepuluh menit terakhir, Myanmar mencoba terus mencari gol penyama kedudukan dengan meningkatkan pressing dan tempo permainan. Namun hingga pertandingan usai, skor 2-1 untuk keunggulan Indonesia tetap bertahan.

    Susunan pemain

    Myanmar U-19: Myo Min Latt (GK), Htike Htike Aung, Hein Thiza Zaw, Kyaw Min Oo, Myo Ko Tun, Yan Naing Oo (Than Paing 62"), Aung Thu, Maung Maung Soe (C), Nyein Chan Aung, Si Thu Aung, Zin Phyo Aung.

    Indonesia U-19: Ravi Murdianto (GK), Putu Gede Juni Antara, Muhammad Fatchu Rochman, Evan Dimas Darmono (Hendra Sandi 84"), Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Maldini (Dinan Javier 67"), Hansamu Yama Pranata, Al Qomar Tehupelasury (Paulo Sitanggang 37"), Ilham Udin Armaiyn, Zulfiandi (bola/dzi)

    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


    Sumber: Bola.net
    KUMPULAN BERITA
    # Piala AFF# Timnas U 19

    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







    Komentar Anda


    Be Smart, Read More
    Back to the top

    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • Menengok goyang dangdut yang kian seronok
  • Review: Mendominasi, AS Roma Hanya Bisa Seri
  • Cerita tenggelamnya kapal HMAS Perth & USS Houston di Selat Sunda
  • Warga Pekanbaru temukan puluhan senpi rakitan tak bertuan
  • Tersambar petir saat berteduh, 2 tewas 3 kritis
  • Keren, Aceh punya museum batu giok idocrase pertama di dunia
  • Review: City curi satu poin dari Stamford Bridge
  • Dikira boneka, warga Denpasar Timur digegerkan orok bayi di selokan
  • Sudah pernah dibui, Wahid tetap tak kapok jadi pengedar narkoba
  • Maluku digoyang gempa 5,3 SR
  • SHOW MORE