Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nainggolan: Saya bukanlah prajurit bayaran

Nainggolan: Saya bukanlah prajurit bayaran Radja Nainggolan. (c) AFP

Merdeka.com - Pemain berdarah Indonesia milik Cagliari Radja Nainggolan menepis cap negatif pada dirinya. Ia sempat disebut sebagai "prajurit bayaran" yang mengutamakan uang.

Radja terus dikerebuti spekulasi perihal masa depannya di Cagliari. Ada ketertarikan dari Tottenham Hotspur maupun Inter Milan untuk memboyongnya dari Gli Isolani.

Salah satu fans Cagliari menuliskan di halaman Facebook miliknya, bahwa Radja lebih mengutamakan uang ketimbang bertahan bersama mereka.

"Saya tak paham komentar Anda. Selama saya di Cagliari saya memberikan segalanya bagi jersey ini. Saya sudah sering dihubungkan dengan banyak tim, namun tak pernah pindah, lalu bagaimana saya bisa disebut "prajurit bayaran"?"

"Di mana letak logikanya? Jangan lupa saya pernah menolak tawaran-tawaran penting. Jadi saya tak pernah terima jika dicap sebagai "prajurit bayaran"," ucap pria Belgia keturunan Batak ini seperti dilansir football-italia.net.(foti/lex)

  • Courtois Tetap Dipinjamkan Chelsea ke Atleti
  • Real Madrid Ogah Lepas Alvaro Morata
  • Marotta: Marchisio Tidak Dijual
  • Bale Datang, Di Maria Bakal Dijual
  • Isco Isyaratkan Pilih Madrid Ketimbang ManCity
  • Dua Penawaran City Untuk Cavani
  • Agen Borini Bantah Kliennya Menuju Napoli
  • (mdk/merdeka)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP