KPK Periksa Penyalahgunaan Dana PT LI

Sumber : | Jumat, 17 Februari 2012 04:01




KPK Periksa Penyalahgunaan Dana PT LI

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat dalam menindaklanjuti pelaporan Presiden Direktur PT Bontang Football Mandiri, Udin Mulyono, yang mengungkapkan adanya dugaan penyalahgunaan pengelolaan dana di PT Liga Indonesia (PT LI).

"Saya mengikuti panggilan KPK untuk memberikan keterangan yang sebelumnya sudah diberikan beberapa waktu lalu," kata Udin, kepada Bola.net, usai menjalani pemeriksaan di KPK, Kamis (16/2).

Dalam laporannya kepada KPK, Udin mengungkapkan jika CEO PT Liga Indonesia, Djoko Driyono, dan mantan Direktur Badan Liga Indonesia, Andi Darussalam Tabussalla, sebagai pihak yang harus bertanggungjawab atas kejanggalan dana pengelolaan liga pada musim 2009/2010.

Udin melanjutkan, data yang ia serahkan ke KPK sebagian berasal dari hasil audit terhadap PSSI era Nurdin Halid oleh auditor internasional, Deloitte.

"Apa yang saya ketahui, sudah terangkan sepenuhnya saat berada di KPK. Dengan demikian, semoga KPK bisa segera mengusut kejanggalan pengelolaan dana di PT Liga Indonesia. Pasalnya, sampai saat ini, PT LI tak mau diaudit dan beralasan sudah diaudit oleh auditor lokal," tutupnya. (eggi/Rev)

Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Di hadapan Jokowi, kepala daerah minta dana Rp 1 T per provinsi
  • Jokowi: Selamatkan awaknya, tenggelamkan kapal asing!
  • Semua gubernur minta, Jokowi tambah proyek bendungan jadi 49
  • Perkawinan beda agama tidak bisa pakai ritual Konghucu
  • Kenaikan pajak progresif kendaraan bermotor dinilai tak efektif
  • Ini kronologi 'penculikan' Sultan Ternate di rumah istri keempat
  • Diajak pesta miras, gadis 14 tahun lalu diperkosa ramai-ramai
  • BI Rate naik, Kemenperin bentuk lembaga pembiayaan industri
  • Motor tak boleh lewat Thamrin, ini lokasi parkir yang disediakan
  • Jaga sistem kekebalan tubuh dengan 3 cara ini!
  • SHOW MORE