Freddy Muli kecam kinerja asistennya

Sumber : | Jumat, 1 Juni 2012 15:16

Freddy Muli kecam kinerja asistennya
Freddy Mulli tak puas dengan kinerja asistennya (c) Bola-Fajar

Merdeka.com - Pelatih Persebaya Surabaya (DU), Freddy Mulli mengaku buta akan kekuatan PSGL Gayo Luwes yang akan dihadapi besok Sabtu (02/6) di Gelora 10 Nopember Tambaksari, Surabaya. Efeknya, jajaran asistennya pun kena semprot.

Pelatih asal Medan itu memang baru di putaran kedua ini menangani Persebaya DU menggantikan Subangkit yang mengundurkan diri. Sebelumnya ia menukangi Gresik United (Persegres) hingga putaran pertama Indonesia Super League (ISL) berakhir.

Ditanya tentang kekuatan PSGL usai sesi jajal lapangan Gelora 10 Nopember (01/6) pagi tadi Freddy menuturkan, "Saya buta kekuatan mereka seperti apa."

"Komposisi pemainnya seperti apa, pelatihnya bagaimana? Yang saya tahu mereka baru saja tahan imbang (PSIM) Yogya."

Memang kepindahan Freddy ke Persebaya DU tak mengajak asisten pelatihnya, Mursyid Effendi, yang juga ikut mundur dari Persegres. Sebab, di tubuh Bajul Ijo, asisten pelatih Yusuf Ekodono yang sempat menjadi caretaker dan digadang-gadang bakal menjadi pengganti Subangkit.

"Seharusnya asisten-asisten saya kasih masukan. Kalau tidak ada video ya mereka masih bisa cerita lawan itu bagaimana di putaran pertama. Itu bisa bantu saya atur strategi. Kalau begini kan terlihat kami kurang koordinasi," kecamnya .

Beberapa awak media yang mewawancarainya juga sempat kena semprot pelatih berusia 53 tahun ini. "Kalian juga begitu. Seharusnya ada koordinasi antara media dengan kita. Kita biasa kasih info pemain kita, kalian juga kasih info dengan menulis kekuatan pemain mereka," tandasnya. (fjr/end)


Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Konferensi Asia Afrika ke 60 di Bandung, 35 negara dipastikan hadir
  • Selain tewaskan sopir, perampok juga tembak 1 penumpang bus AKDP
  • Kabar gembira, ilmuwan Jepang temukan bawang yang tak pedih di mata
  • Konflik parpol jelang pilkada serentak, ini saran Jimly buat Jokowi
  • Sensus CSIS tunjukkan Megawati masih diinginkan jadi ketum PDIP
  • Pemkab Bogor tetap tak berdaya berantas bangunan ilegal
  • Sensus CSIS: Jokowi mampu besarkan PDIP lima tahun mendatang
  • Perampok tembak sopir bus hingga tewas & rampas barang penumpang
  • Pekerja bangunan tewas tersetrum saat betulkan atap bocor
  • Perusahaan milik Harry Tanoe telan kerugian Rp 154 miliar
  • SHOW MORE