Antonio Conte galau situasi di pinggir lapangan

Sumber : | Senin, 19 November 2012 12:06




Antonio Conte galau situasi di pinggir lapangan
Conte ketika berada di tribun penonton. (c) AFP

Merdeka.com - Pelatih Bianconeri, Antonio Conte mengaku rindu memberikan instruksi kepada para pemain Juventus ketika berada di pinggir lapangan.

Pemegang puncak klasemen sementara Serie A tersebut akan menjamu Chelsea di Juventus Arena pada lanjutan fase grup Liga Champions Rabu dini hari (21/11). Namun, Conte harus berada di tribun penonton ketika duel Clash of the Titans berlangsung.

Conte yang baru kembali melatih Juventus pada bulan desember itu rupanya sudah tidak sabar mendampingi tim kesayangannya di pinggir lapangan.

"Saya rindu situasi di pinggir lapangan. Saat ini, pekerjaan saya semakin berat. Saya harus menyaksikan para pemain berjuang dari tribun penonton, hal ini sangat berat bagi saya." ujar Conte seperti dilansir The Sun.

"Namun, saya beruntung memiliki asisten seperti Angelo Alessio serta para pemain yang bertanggung jawab dengan baik. Mereka sangat profesional. Kami telah bersama-sama lebih dari satu tahun, mereka paham betul dengan metode serta penerapan strategi permainan yang saya berikan." mantan pelatih Siena itu menambahkan.(sun/rdt)

Liga Champions - Marchisio: Juve Siap Bungkam Chelsea!

Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Sumber: Bola.net
Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kongres PAN ricuh bikin Kapolda bali marah-marah
  • Manfaatkan limbah rumah makan, Sepatu kulit kodok tembus pasar Eropa
  • Lima guru ini nyambi jadi penjahat internasional
  • Ini tips membeli mobil bekas biar tak dikibuli showroom
  • Lucu-lucu perusahaan pemenang tender UPS senilai miliaran
  • Ilmu 'gotak gatik gatuk' Amien Rais soal jabatan teras PAN
  • Jaringan pemain mobil bodong
  • Benarkah tudingan Fitra, Mega di balik kriminalisasi pimpinan KPK?
  • Mengintip kesuksesan strategi bisnis orang kaya dunia
  • Amien sebut 3 pendukung Hatta tidak bisa dimaafkan
  • SHOW MORE