Akui Kalah Dari PERSIB, Sartono Kecam Wasit

Sumber : | Minggu, 30 Juni 2013 19:02




Akui Kalah Dari PERSIB, Sartono Kecam Wasit
PERSIB Bandung

Merdeka.com - Nahkoda Persisam Samarinda, Sartono Anwar dikecewakan kepemimpinan wasit Nusur Fadilah. Meski ia mengakui tim Pesut Mahakam kalah kelas dibandingkan Maung Bandung. Usai pertandingan, Sartono memaparkan anak asuhnya tak berdaya menghadapi gempuran PERSIB. "Kami perlu bersyukur kalah 1-4 namun sudah berusaha maksimal dari sisi kerja keras. Kami dengan PERSIB kalah kelas. Tetapi terus terang tidak puas terhadap wasit," urai Sartono. Sartono pun melanjutkan kecaman terhadapi Nusur yang dinilai tak becus dalam memimpin pertandingan. "Bukan kalah karena wasit, tapi wasit perlu dikoreksi. Nanti saya laporan agar dia tidak dikirim ke Samarinda (untuk memimpin pertandingan)," tegas ayah dari Nova Arianto tersebut. Sartono sendiri mengucapkan selamat anak naiknya posisi PERSIB di peringkat kedua. Sementara soal tidak diturunkannya Lancine Kone, Sartono mengatakan hal itu tidak memengaruhi permainan anak asuhnya. "Seharusnya tidak berpengaruh. Pemain lokal dan asing harusnya sama-sama berkembang," tutupnya. Persisam sendiri posisinya tidak beranjak di peringkat ke-7 di klasemen Indonesia Super League (ISL) dengan mengoleksi 41 poin. ***



Sumber: Bola.net

{prev_next_news}


Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Ribuan pemudik dari Jakarta padati stasiun Rangkasbitung
  • Politikus Hanura ngaku dapat fasilitas kelas satu ikut haji SDA
  • Ibunda Cinta Laura terus memuji Verrell Bramasta
  • Prabowo: Berjuang bersama saya sampai titik darah penghabisan
  • Jokowi sebut kantor transisi bangun hubungan pemerintahan SBY
  • Jelang libur panjang, IHSG ditutup melemah
  • Lepas 2.500 pemudik gratis, Jokowi sampaikan 'salam 3 jari'
  • Bandara Hang Nadim Batam capai puncak arus mudik hari ini
  • 4.922 Napi di Sumut dapat remisi Lebaran
  • Demi persatuan, Jokowi dan Prabowo diminta saling menghormati
  • SHOW MORE