Seks setelah menopause, mengapa tidak?

Reporter : Rizqi Adnamazida | Selasa, 13 Maret 2012 21:38




Seks setelah menopause, mengapa tidak?

Merdeka.com - Wanita yang telah melalui masa menopause biasanya merasa ragu untuk malakukan hubungan seks atau tidak. Pada umumnya para wanita tersebut mencemaskan hal-hal yang tidak masuk akal, seperti apakah rasanya akan sakit atau apakah sebenarnya seks seperti ini yang diinginkan? Kenyataannya, seks setelah menopause bisa saja Anda lakukan tanpa harus khawatir mengenai hal-hal yang belum tentu terjadi. Simak penjelasan selengkapnya mengenai seks setelah masa menopause seperti yang dilansir dari India Times (13/03) berikut ini.

Penurunan hormon
Setelah masa menopause, wanita akan mengalami penurunan produksi hormon estrogen dan progesteron. Hal ini menyebabkan aktifitas seksual sedikit terganggu karena dinding vagina yang susah licin seperti keadaan normal. Anda bisa menggunakan cairan estrogen untuk membantu melicinkan vagina, atau melakukan foreplay lebih lama daripada biasanya.

Menikmati seks
Jangan memaksakan diri untuk bisa mencapai kepuasan saat berhubungan seks. Keterbatasan hormon yang Anda alami sebaiknya Anda maksimalkan pada kegiatan seks itu sendiri, yaitu saling menikmati permainan yang diberikan oleh pasangan. Jangan mengandalkan obat-obatan untuk memicu orgasme, karena hal tersebut bisa saja membahayakan kondisi fisik Anda.

Melakukan masturbasi
Sebelum berhubungan seks, Anda juga bisa melakukan masturbasi untuk menemukan bagian tubuh sensitif Anda yang mudah terangsang. Dengan demikian, Anda bisa mengarahkan pasangan untuk menyentuh bagian tubuh Anda tersebut dan membuat suasana seks semakin menyenangkan.

Terapi seks
Jika beberapa cara telah Anda lakukan namun kehidupan seks setelah menopause Anda tak juga membaik, sudah saatnya Anda melakukan terapi seks untuk mengkonsultasikan masalah seks yang Anda alami. Hal ini akan membantu Anda untuk mengenali kondisi Anda dan pasangan serta menggali gairah masing-masing untuk berhubungan seks.

Pengganti hormon
Melakukan terapi pengganti hormon juga bisa Anda lakukan jika Anda mengalami kasus yang lebih buruk. Cara ini dilakukan dengan berkonsultasi terlebih dahulu bersama dokter ahli setempat.

Pola hidup sehat
Tidak ada kata terlambat untuk menerapkan gaya hidup sehat meskipun Anda telah menopause. Pola hidup sehat ini pun akan membantu Anda untuk bisa melakukan hubungan seks secara menyenangkan meskipun Anda sudah tidak lagi mengalami masa menstruasi.

Seks merupakan kebutuhan alami setiap manusia, maka dari itu Anda tidak perlu merasa ragu untuk melakukan hubungan seks meski telah melewati masa menopause.

[riz]


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Posting PR Matematika adik di Facebook, Erfas minta maaf ke guru
  • Di Thailand, mayoritas ikan dijual berasal dari Indonesia
  • LG usung desain retro untuk produk barunya yaitu LG Wine Smart
  • Sky Aviation segera dapat suntikan modal
  • Denda belum bayar, nelayan Jayapura belum dilepas pemerintah PNG
  • Siswa SMA 70 dianiaya senior hingga berdarah-darah di GBK
  • Ditangkap, 6 teroris diduga terlibat penembakan kapolsek di Bima
  • DPRD sarankan Ahok salurkan dana hibah Rp 100 M secara bertahap
  • Ini tayangan anak dan kartun yang masuk kategori bahaya
  • Gaji Rp 6 Juta/bulan, bupati di Papua ini rutin golf di Jakarta
  • SHOW MORE