Logo restoran cepat saji tingkatkan nafsu makan anak

Reporter : Kun Sila Ananda | Jumat, 28 September 2012 10:06

Logo restoran cepat saji tingkatkan nafsu makan anak
Ilustrasi junk food. ©shutterstock.com/Zurijeta

Merdeka.com - Bagian otak pengontrol nafsu makan seketika menyala ketika anak melihat logo makanan cepat saji, ungkap sebuah penelitian.

Para peneliti di University of Missouri-Kansas City dan University of Kansas Medical Center menemukan bahwa bagian otak pengendali nafsu makan ini tidak bereaksi ketika anak melihat logo terkenal lainnya yang tak berhubungan dengan makanan, seperti dilansir oleh The Independent.

Ini menunjukkan bahwa logo makanan cepat saji tak hanya mempengaruhi anak secara fisik, melainkan juga secara mental. Ketika logo makanan membuat bagian pengendali nafsu makan menjadi aktif, maka kemungkinan besar akan mengarahkan anak pada pilihan makanan yang tidak sehat.

"Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak lebih memilih makanan cepat saji karena logo yang akrab di otak mereka," jelas peneliti Amanda Bruce, seperti dilansir oleh Times of India (26/09).

"Ini berbahaya karena sebagian makanan yang dipasarkan untuk anak seringkali tidak sehat, tinggi kalori, lemak, dan sodium," tambahnya.

Setelah mengetahui penelitian di atas, apa yang harus kita lakukan untuk membuat anak tak tertarik dengan makanan cepat saji? Apakah anak perlu dibatasi ketika melihat logo produk restoran cepat saji? Bagi pendapat Anda di kolom komentar.

[kun]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Bendol: pembekuan PSSI dicabut, dunia tak jadi kiamat
  • Pasca lahiran, Kate Middleton siap 'tinggalkan' bayinya
  • Gelombang panas India tewaskan 600 orang
  • Menhan Ryamizard belum bisa bersikap soal ancaman OPM
  • Jurnalis asing liputan di Papua bakal dipantau tim monitoring
  • Risma bakal sulap kampung lawas di Surabaya jadi daerah wisata
  • Gubernur Aceh minta anggaran untuk pengungsi Rohingya
  • Isap sabu dalam Lapas, napi anak ngaku dapat dari sipir
  • DPR usulkan Lapas Kerobokan dipindah ke Nusapenida
  • Cerita Rahayu masak beras yang diduga plastik tak kunjung matang
  • SHOW MORE