Kenali 5 perbedaan rasa sakit pada perut

Reporter : Kun Sila Ananda | Selasa, 16 Oktober 2012 11:31

ILustrasi jenis saki

1.
Sakit parah setelah makan

Merdeka.com - Biasanya hal ini disebabkan oleh kelebihan gas dalam sistem pencernaan. Rasa sakit ini bisa dengan mudah diatasi dengan obat. Namun gejala ini juga bisa terjadi ketika terdapat sariawan dalam perut.

Hal ini biasa terjadi, namun terkadang rasa sakit akibat kelebihan gas seringkali disalah artikan sebagai sakit jantung.

Rasa sakit ini biasanya dikarenakan makanan yang terlalu banyak mengandung gas ketika berinteraksi dengan bakteri dalam usus, seperti gandum utuh, produk susu, dan lainnya.

Untuk menghindarinya, jangan mengonsumsi makanan dengan tergesa-gesa, saat marah, atau cemas. Ini bisa menganggu proses pencernaan. Selain itu, jangan makan berlebihan.


[kun]

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ical hentikan paksa rapat pleno, kader Golkar ribut
  • Sisa uang rapat Rp 16 triliun dipakai Jokowi buat pembangunan
  • Rapat Pleno ricuh, Agung telepon Ical untuk batalkan Munas
  • Hujan deras guyur Jakarta, Kawasan ini macet parah
  • BlackBerry siapkan hadiah Rp 600 juta, ada yang mau?
  • 6 Hal mengerikan yang terjadi pada tubuh saat dehidrasi
  • Fadli Zon sebut interpelasi ujian untuk Presiden Jokowi
  • Anies Baswedan: Kurikulum 2013 akan diperbaiki
  • Sudah sebulan jadi presiden, Jokowi belum laporkan harta ke KPK
  • Mensesneg tegaskan tak ada persiapan hadapi interpelasi DPR
  • SHOW MORE