Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kelainan kaki ini disebabkan oleh gen, bukan sepatu!

Kelainan kaki ini disebabkan oleh gen, bukan sepatu! Ilustrasi kaki. ©Shutterstock/LeventeGyori

Merdeka.com - Kelainan kaki bernama bunion ternyata disebabkan oleh gen, bukan sepatu atau jenis alas kaki yang lain, demikian menurut penelitian terbaru.

Bunion sendiri merupakan kondisi kaki yang menyakitkan yang ditandai dengan benjolan tulang pada sendi di pangkal jempol kaki. Sebelumnya, sebuah survei memaparkan kalau 23 persen penduduk Eropa berusia 18-65 tahun dan 36 persen dari orang-orang berusia 65 tahun ke atas menderita bunion.

Penelitian terbaru dalam jurnal Arthritis Care and Research lantas menganalisis informasi. Sebanyak 1.370 orang dilibatkan dengan rata-rata usia 66 tahun.

Setiap responden pernah melakukan tes kaki pada tahun 2002-2008 untuk mendeteksi bunion, deformitas kaki atau plantar atrofi jaringan lunak, dan kerusakan pada lemak 'bantal' di bawah bola kaki.

Hasilnya, penelitian tersebut menemukan bahwa 31 persen responden memiliki bunion dan 30 persen menderita deformitas kaki. Keduanya kemungkinan besar diturunkan.

"Ini adalah investigasi terbesar yang pernah mengulas bunion pada orang dewasa. Ternyata kemungkinan besar pria dan wanita dari ras Kaukasoid menderita bunion karena disebabkan oleh gen, bukan sepatu," papar Dr Marian Hannan dari Harvard Medical School, seperti yang dikutip Fox News.

Dengan adanya penemuan tersebut, peneliti berharap penanganan lebih dini bisa dilakukan demi meminimalisir rasa sakit para penderita bunion.

Baca juga:Bunion, kelainan pada ibu jari kakiTips perawatan kulit wajah keringCara menghilangkan flek hitam pada wajah7 Tips aman memakai lensa kontakAturan kecantikan yang boleh dilanggar (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP