Balita cukup minum dua gelas susu sehari

Reporter : Rizqi Adnamazida | Selasa, 18 Desember 2012 21:05




Balita cukup minum dua gelas susu sehari
Ilustrasi minum susu. ©Shutterstock/Pavel L Photo and Video

Merdeka.com - Susu adalah minuman penting yang dibutuhkan balita sebagai sumber vitamin D dan kalsium. Namun mengonsumsi susu lebih dari dua gelas sehari justru bisa mengikis zat besi pada tubuh balita, demikian menurut penelitian terbaru.

Seperti yang dilansir dari Webmd, penelitian tersebut tepatnya dilakukan oleh para peneliti dari St. Michael's Hospital di Toronto dan dikepalai oleh Jonathin L. Maguire.

"Memang susu adalah nutrisi penting bagi balita, tetapi terlalu banyak mengonsumsinya justru tidak baik bagi anak," terang Maguire.

Vitamin D dan zat besi adalah dua nutrisi yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhan balita. Zat besi tepatnya berperan dalam pembentukan otak, sementara vitamin D mendukung kesehatan tulang dan gigi balita.

Jika sumber vitamin D ditemukan pada susu, maka zat besi biasanya didapatkan dari konsumsi daging.

Peneliti lantas menjelaskan kalau mengonsumsi tiga gelas susu sehari membuat kadar ferritin dalam darah menurun. Ferritin merupakan takaran banyaknya zat besi yang tersimpan dalam tubuh.

Meskipun demikian, peneliti juga menggarisbawahi kalau susu sapi yang diminum balita cenderung tidak terlalu banyak mengandung vitamin D. Jadi sebenarnya tidak ada batasan yang jelas berapa gelas susu yang sebaiknya dikonsumsi balita.

Dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics ini, disampaikan pula bahwa sinar matahari, konsumsi suplemen, dan makanan sehat yang dikonsumsi anak tetap diawasi oleh orang tua. Sebab meskipun anak sudah minum susu dua gelas saja dalam sehari tetapi tidak mau makan makanan yang mengandung zat besi, tetap ada risiko bahwa balita memiliki kadar ferritin yang rendah.

"Penelitian ini pada dasarnya menegaskan pentingnya susu bagi pertumbuhan anak, terutama vitamin D, yang diikuti dengan saran konsumsi harian yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap anak," tegas perwakilan dari National Dairy Council yang tidak terlibat dalam penelitian.

Kesimpulannya, jangan cuma fokus pada berapa banyak susu yang harus dikonsumsi anak, tetapi perhatikan pula makanan sehat lain yang dibutuhkan untuk pertumbuhan buah hati Anda.

[riz]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Diguyur hujan, jalur Plelen di Alas Roban tertimbun longsor
  • Ini alasan Prabowo-Hatta hanya melintas dan tak masuk Gedung MK
  • Tenangkan pikiran, Jokowi makan sate dan tengkleng di Solo
  • Juventus resmi dapatkan Pereyra
  • Banyak wanita tak sadari tingginya risiko penyakit jantung!
  • Lebaran di Jakarta, Jokowi akan silaturahmi ke partai koalisi
  • Alat bantu seks ada di kelamin wanita Skotlandia selama 10 tahun
  • Awasi distribusi pangan, Kemendag buka posko pengaduan
  • Puncak arus mudik, kendaraan di Simpang Cikoko menyemut
  • Fans tak sabar tonton Taeyeon - Baekhyun satu panggung?
  • SHOW MORE