Merdeka.com tersedia di Google Play


Anak laki-laki mulai alami pubertas dini

Reporter : Destriyana | Minggu, 21 Oktober 2012 13:28


Anak laki-laki mulai alami pubertas dini
Ilustrasi anak. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/michaeljung

Merdeka.com - Para peneliti telah menemukan tanda-tanda pubertas pada anak laki-laki dua tahun lebih awal. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa anak perempuan juga memasuki pubertas di usia lebih muda. Mengapa?

Para peneliti berpendapat bahwa fenomena ini dipengaruhi dampak dari obesitas dan bahan kimia dalam makanan atau air, yang bisa mengganggu produksi hormon yang normal. Tetapi, ini masih teori dan belum dibuktikan secara ilmiah.

Pubertas dini terjadi sebelum usia 8 tahun pada anak perempuan dan 9 tahun pada anak laki-laki. Penyebab fisik menjadi faktor utama yang sering mendasari pubertas dini pada anak laki-laki dibandingkan perempuan. Masalah kesehatan, seperti kelainan tiroid dan tumor otak, juga dikaitkan dengan pubertas dini.

Dalam studi baru, para peneliti meminta orang tua dan anak laki-laki berusia 6 sampai 16 tahun untuk ikut ambil bagian dalam pemeriksaan rutin. Pemeriksaan tersebut berlangsung antara tahun 2005 dan 2010. Rata-rata anak laki-laki mengalami pubertas di usia 10 tahun, satu setengah tahun lebih awal dari apa yang dianggap sebagai pubertas normal.

[des]

Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Aktivis Mesir sebut Agus Salim sebagai Superman dari Indonesia
  • Mou tak lagi sempurna di Premier League
  • 5 Pesepakbola yang dianggap pengkhianat di dunia
  • SDA tak berwenang lagi bahas koalisi dengan partai lain
  • Jadi bandar sabu, kepala desa di Sumsel dibekuk polisi
  • Review: Nainggolan bikin Fiorentina malu
  • Ini keputusan lengkap Rapimnas PPP yang memecat Suryadharma Ali
  • Ical ngotot capres, kejadian di Pilpres 2009 bakal terulang
  • Rapimnas PPP berhentikan sementara SDA, tunjuk Emron Plt ketum
  • Minta Rapimnas PPP dibubarkan, massa bantah dibayar Haji Lulung
  • SHOW MORE