5 Penyebab anak masih sering mengompol

Reporter : Destriyana | Kamis, 28 Juni 2012 14:35




5 Penyebab anak masih sering mengompol
Anak. ©2012 Merdeka.com
Berita Terkait

Merdeka.com - Kebanyakan orang tua sering mengabaikan kebiasaan ngompol anak mereka. Padahal kebiasaan ngompol erat kaitannya dengan mentalitas seorang anak. Ajari mereka untuk kencing di toilet mulai umur 2 atau 3 tahun, sehingga pada saat anak Anda berusia 5 tahun, ia tidak mengompol lagi.

Dalam banyak kasus, anak-anak masih sering mengompol saat melewati masa balita mereka. Ini tidak sehat bagi Anda atau anak Anda. Berikut adalah penyebab anak masih sering mengompol meski bukan balita, seperti yang dilansir di Boldsky.

1. Diabetes: Banyak anak-anak yang dilahirkan dengan diabetes tipe 1. Kondisi ini memang tidak terdeteksi selama bertahun-tahun. Anda tentu sudah tahu bahwa diabetes menyebabkan seseorang sering buang air kecil. Anak Anda mungkin merasa sulit untuk mengendalikan keinginannya untuk buang air kecil di malam hari dan akhirnya ia mengompol. Selain mengompol, ada beberapa tanda-tanda lain dari diabetes seperti kelelahan dan pandangan mata yang buruk. Untuk memastikannya, lakukan uji darah.

2. Sembelit: Jika anak mengalami konstipasi, maka ada kemungkinan ia sering kencing di tempat tidur. Ini juga bisa terjadi pada orang dewasa. Jika anak Anda telah mempratikkan pelajaran kencing di toilet dengan baik dan masih tetap mengompol, mungkin sembelit menjadi penyebabnya.

3. Gangguan kongenital: Mengompol adalah masalah yang terkait genetik. Ini mungkin berhubungan dengan ukuran kandung kemih yang kecil atau disfungsional kandung kemih. Gangguan bawaan ini diturunkan dari orangtua ke anak. Jika ada riwayat gangguan seperti ini dalam keluarga Anda, mungkin anak Anda juga mengalaminya.

4. Takut: Kecemasan adalah suatu emosi yang luar biasa untuk anak. Stres dan kecemasan bisa membuat anak Anda mengompol. Jika Anda memarahi anak saat menjelang tidur atau mengancam mereka dengan beberapa hukuman karena mengompol, maka anak akan kencing di tempat tidur karena takut. Perubahan tempat dan dorongan untuk tidur sendiri juga dapat membuat anak kehilangan kontrol atas nya atau kandung kemihnya.

5. Persaingan antarsaudara: Jika Anda baru saja memiliki anak kedua, maka anak pertama Anda mungkin akan mengalami kecemburuan. Sebagai orang tua Anda tentu harus mencurahkan seluruh energi Anda untuk bayi yang baru lahir tersebut. Jadi, anak itu pun akhirnya ingin menarik perhatian Anda dengan mengompol.

Beri pengertian dan pemahaman kepada anak Anda tentang kebiasaan buruk mengompol. Ajari mereka untuk kencing di toilet secara perlahan sejak umur 2 atau 3 tahun.

[des]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Pengurangan jam kerja wanita,Titiek sebut lihat prestasinya dulu
  • NasDem bela Menko Polhukam soal pernyataan larangan Munas
  • Jokowi: Kisruh DPR selesai, kalau menteri dipanggil silakan
  • Bela Menteri Tedjo, NasDem khawatir Munas Golkar di Bali ricuh
  • Sungai Batang Bayang dan Sikabau meluap, beberapa desa banjir
  • Titiek sesalkan partai sebesar Golkar kisruh dan terbelah
  • Ini pengakuan polisi penembak remaja kulit hitam di Amerika
  • Desmond: Larang Munas Golkar, Menko Polhukam tak ngerti hukum
  • Ini 10 hal yang dipikirkan warga negara lain tentang Indonesia
  • Ahok: Kalau mau jadi gengster di luar bisa membunuh & terbunuh
  • SHOW MORE