Merdeka.com tersedia di Google Play


5 Bahaya miliki perut buncit

Reporter : Kun Sila Ananda | Senin, 8 April 2013 10:07


5 Bahaya miliki perut buncit
Ilustrasi perut buncit. ©Shutterstock.com/PeJo

Merdeka.com - Saat ini kebanyakan orang pasti telah mewaspadai risiko kesehatan obesitas dan kelebihan berat badan. Namun tak banyak yang mengetahui bahwa kelebihan lemak di perut juga memiliki risiko kesehatan tersendiri. Bahkan jika seseorang memiliki berat badan ideal, namun kelebihan lemak di bagian perutnya, bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan.

Berikut ini adalah beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi jika seseorang memiliki perut yang terlalu buncit, seperti dilansir oleh Daily Health Post (27/02).

1. Penurunan fungsi paru-paru
Tahun, tim peneliti dari Finlandia menemukan bahwa perut yang terlalu besar berkaitan dengan penurunan volume dan fungsi paru-paru. Dibandingkan dengan pria yang tak berperut buncit, pria yang memiliki kelebihan lemak di perut diketahui memiliki nilai buruk saat tes pernapasan. Jika ini dibiarkan, penurunan fungsi paru-paru bisa menyebabkan sempitnya jalan napas dan menimbulkan penyakit paru kronis atau asma.

2. Kerusakan pembuluh arteri
Sebuah penelitian di tahun 2012 menemukan adanya kaitan antara kelebihan di bagian perut dengan kekakuan arteri. Peneliti mengamati dua orang dengan obesitas bagian perut dan obesitas secara umum. Mereka menemukan bahwa setiap peningkatan 0,1 rasio lemak di pinggang meningkatkan risiko kerusakan arteri. Jika dibiarkan ini bisa menyebabkan berbagai penyakit jantung dan stroke.

3. Merusak sistem metabolisme
Penumpukan lemak di perut akan membuat tubuh memproduksi hormon yang menghambat sistem metabolisme. Hal ini bisa mengubah reseptor insulin dalam tubuh, sehingga tubuh mulai kesulitan mengatur tingkat gula darah. Tentu saja hal ini pada akhirnya akan menyebabkan diabetes pada seseorang.

4. Penyakit demensia dan Alzheimer
Penelitian tahun 2010 menemukan bahwa jumlah lemak di perut berkaitan dengan penurunan volume otak. Penurunan volume otak pada akhirnya akan menyebabkan penyakit otak seperti demensia atau Alzheimer.

5. Kolesterol tinggi
Lemak bagian perut bisa berubah menjadi asam lemak pada tubuh yang bisa menyebabkan munculnya LDL atau kolesterol buruk dan triglycerides. Asam lemak bebas juga menyebabkan menurunnya tingkat kolesterol baik dalam tubuh. bersamaan dengan obesitas di bagian perut dan kerusakan arteri, kolesterol buruk ini bisa menyebabkan berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau stroke.

Itulah beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan oleh kelebihan lemak di perut. beberapa faktor seperti gen bisa menyebabkan seseorang berisiko memiliki penumpukan lemak di perut. Namun hal ini masih bisa dicegah dengan melakukan olahraga dan membatasi jumlah kalori yang dikonsumsi setiap hari.

[kun]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Obesitas, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Obesitas.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Peran Nick Fury Dalam Film The Avengers: Age Of Ultron
  • 807 Merek bakal berdomain .ID, masa pendaftaran Sunrise ditutup
  • PKS dukung Parpol Islam bersatu jadi satu kekuatan
  • Kapten feri tenggelam di Korsel dihadapkan pada tuduhan kriminal
  • Mike Lewis kesal diisukan sebagai orang ketiga
  • Azwar: Mau poros tengah, poros samping yang penting bersatu
  • Gara-Gara Frozen, Para Orang Tua Bangkrut
  • [FOTO] Kencan musim semi Heechul dan Puff Kuo
  • All-New Nissan Murano 2015 tambah kokoh dan berotot!
  • Jelang Pilpres, IJTI siapkan debat Capres-Cawapres
  • SHOW MORE