Merdeka.com tersedia di Google Play



Ramadan dan derita Muslim Suriah mencari bahan pangan

Reporter : Nabilla | Jumat, 26 Juli 2013 14:25:12


Ramadan dan derita Muslim Suriah mencari bahan pangan
Konflik Suriah. ©2012 Merdeka.com

Jika umat Muslim di belahan dunia lain menyambut Ramadan tahun ini dengan rasa gembira dan keharuan, umat Muslim Suriah di provinsi Idlib menghadapi Ramadan dengan rasa khawatir dan ketidakpastian. Kebanyakan mereka yang mendiami wilayah perang kini dihadapkan dengan susahnya mencari bahan makanan dan inflasi harga.

Mata uang Suriah turun menjadi 1/6 dari nilanya semenjak dua tahun belakangan, dan walaupun Suriah sudah dengan mandiri menyuplai kebutuhan pangan negara mereka, kekurangan bahan makanan masih tetap melanda banyak kota.

Di sebuah pengungsian di Desa Atme, yang berlokasi 60 km utara dari Kota Idlib, dekat dengan perbatasan Turki, seorang pengungsi bernama Um Mohammad tinggal bersama anak-anaknya di sebuah tenda darurat.

Ia berhasil melarikan diri dari Damaskus setelah suaminya meninggal dunia selama konflik terjadi. Ia menggambarkan jika situasi di pengungsian kini sangat prihatin akan stok makanan dan bantuan.

Ramadan sudah datang, hawa panas tidak bisa dibendung dan kami tinggal di tenda. bagaimana kami bisa berpuasa? Darimana kami bisa mendapatkan makanan? Kami tidak menerima sedikitpun bantuan berupa uang atau stok pangan, tidak sedikitpun. Apa yang harus kami lakukan? Bagaimana memberi makan anak-anak saya? Situasi di sini sangat susah, saya bahkan tidak bisa membeli roti, keluh Um Mohammad dilansir English.alarabiya.net, Jumat (26/7)

Sementari itu di Kota Sarmada yang letaknya hanya 30 km dari Kota Idlib, para pemilik toko bersusah payah menyetok bahan pangan mereka. Samer Taleb, seorang pemilik toko bahan makanan mengatakan jika harga tinggi dan stok terbatas mendatangkan kekhawatiran bagi masyarakat.

Persediaan kami sangat terbatas dan harganya mahal, ditambah lagi nilai dolar yang tinggi. Masyarakat dilanda kekhawatiran, tidak ada yang bisa dimakan, cuaca sangat panas, listrik padam, airpun juga. Semuanya serba mahal, roti tersedia sedikit, tepung hampir tidak ada, terang Samer.

Kini pemerintah Suriah sudah menjalankan beberapa kebijakan untuk mengatasi krisis bahan makanan ini. Dua minggu lalu dimulai dengan kebijakan yang melarang membawa makanan keluar dari Suriah.

[bai]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Ramadan 2013, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Ramadan 2013.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup



Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya




Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top
Speak Out
alat musik yang paling diminati??
  • drum
  • biola
  • piano
  • gitar
  • angklung

Speak Out
alat musik yang paling diminati??
  • drum
  • biola
  • piano
  • gitar
  • angklung

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Rektor ITB jamu Jokowi dengan nasi kotak restoran Jepang
  • Pengelolaan air di rusunawa tumpang tindih, warga kesulitan
  • Anas sebut SBY cocok jadi cawapres Jokowi, Prabowo dan Ical
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terima penghargaan di London
  • Honda CBR150R lokal mengaspal Oktober 2014?
  • Dibilang gendut, ini tanggapan Demi Lovato!
  • BI haramkan batas minimum transaksi uang elektronik
  • Gemini, kisah kebersamaan yang tak lekang oleh apapun
  • Eksekutor pembunuh pasutri kaya di Bandung dibayar Rp 50 juta
  • Utang antara 2 Tersangka, motif pembunuhan pasutri kaya Bandung
  • SHOW MORE