Merdeka.com tersedia di Google Play


Kehidupan Muslimin di negara sekuler
Reporter : Yacob Billi Octa | Rabu, 1 Agustus 2012 13:56




Kehidupan Muslimin di negara sekuler
Masjid di Turki. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/David Berry

Merdeka.com - Menjelang waktu salat Isya, suasana Masjid Mimar Sinan di Istanbul Turki terlihat sesak. Lebih dari 10 ribu jamaah dari distrik Atasehir, terletak di sisi kota Asia dan sekitarnya, berduyun-duyun datang ke masjid menunaikan salat Isya dan Tarawih berjamaah.

Untuk masyarakat Islam Turki, kebebasan menjalankan ibadah ini tentunya tidak bisa dirasakan pada tahun-tahun ke belakang. Hal itu mengingat Turki negara sekuler, yang memisahkan urusan agama dengan pemerintahan.

"Mencintai satu sama lain adalah kebutuhan iman kita. Kita harus mengasihi satu sama lain. Kita tidak dapat bersikap masa bodoh terhadap satu Muslim dengan Muslim lainnya," kata Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan kepada VoA beberapa hari lalu.

Meski saat ini undang-undang dasar Turki masih mengukuhkannya sebagai negara sekuler, semenjak Partai AKP (keadilan dan pembangunan) berkuasa selama dua periode, kehidupan Islam nampak dalam aktivitas Muslimin sehari-hari.

"Kami akan terus menegakkan dan membangun solidaritas dan persatuan, dan Turki akan menjadi tempat yang jauh berbeda dalam semua aspek di masa depan," lanjut Erdogan.

Di Istanbul, Mimar Sinan merupakan masjid terbesar yang pernah dibangun oleh umat Islam. Fasilitas di dalam masjid Mimar Sinan terbilang lengkap, seperti ruang konfrensi, ruang kelas, dan kapasitas parkir sampai 270 kendaraan.

[war]

KUMPULAN BERITA
# Ramadan 2012

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Komentar Anda


READ MORE


Back to the top