Saifullah Tamliha: Romi dipecat SDA, saya Sekjen PPP
Merdeka.com - Setelah SK Menkum HAM yang melegalkan kepengurusan Muktamar Surabaya dicabut, Romahurmuziy (Romi) mengklaim dirinya sebagai sekjen hasil Muktamar Bandung. Namun politikus PPP Saifullah Tamliha tak terima.
Sebab menurut Tamliha, Romi telah dipecat oleh Ketua Umum Muktamar Bandung Surya Darma Ali (SDA). Sedangkan pengganti Romi ialah Tamliha.
Maka dari itu Tamliha ngotot agar Menkum HAM Yasonna Hamonangan Laoly mengeluarkan SK untuk kepengurusan transisi versinya. Di dalam kepengurusan transisi itu, SDA masih menjadi ketua umum.
"Ini dulu disepakati perombakan struktur sama Menkum HAM. Ini apalagi yang ditunggu, sudah ada akta notarisnya. Kecuali kalau mau memelihara konflik. Ini kan membantu pemerintah menyelesaikan kegaduhan politik. Romi sudah dipecat, saya Sekjen. Wasekjen ada 17," kata Tamliha di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/1).
Menurut Tamliha surat pemecatan Romi sudah dilayangkan SDA ke Menkum HAM. Surat keputusan itu bernomor 1358/KPTS/DPP/P/IX/2014 pada 12 September 2014 ditandatangani SDA dan Akhmad Gajali Harahap.
Akan tetapi melalui surat bernomor AHUAH.11.03-1, Menkum HAM menyatakan pengesahan perubahan kepengurusan Parpol belum dapat ditindaklanjuti dikarenakan masih adanya perselisihan internal yang berkaitan dengan kepengurusan. Maka Menkum HAM merekomendasikan agar penyelesaian perselisihan melalui jalur Pengadilan Negeri.
Tamliha menegaskan jika kepengurusan transisi tersebut disahkan Menkum HAM maka islah akan mudah mengalir. Sebab dalam kepengurusan tersebut ada personel yang kini terpecah dalam kubu Djan Faridz maupun Romi.
"Ini solusi kebuntuan politik di PPP. Kalau mau islah di sini kuncinya. Jadi Djan tak menang, Romi tak menang yang menang Surya Darma Ali," tuturnya.
Namun jika Romi dibiarkan, bagi Tamliha tak masuk akal. Sebab Romi melalui Muktamar Surabaya sudah menganggap Muktamar Bandung tak ada. Selain itu konflik internal partai akan berkepanjangan.
"Kalau Romi mau melaksanakan muktamar lagi apa bedanya Muktamar Surabaya, nanti digugat lagi sama Djan Faridz. Dia (Romi) sudah membatalkan Muktamar Bandung dengan Mukamar Surabaya. Rumah sudah dia bakar mau dia tinggali lagi," ujarnya.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya