Roy Marten: Jokowi for presiden adalah gerakan rakyat

Reporter : Parwito | Minggu, 7 Juli 2013 17:06




Roy Marten: Jokowi for presiden adalah gerakan rakyat
Deklarasi Relawan Jokowi . ©2013 Merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Artis senior, Roy Marten ikut dalam pembentukan dan deklarasi Barisan Relawan Jokowi for Presiden (Bara JP) 2014. Dia menegaskan, gerakan itu adalah gerakan rakyat non partisan. Gerakan itu murni berangkat dari kondisi negara yang saat ini sedang terpuruk dan memprihatinkan.

Gerakan relawan ini, untuk menekan dan mendesak Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar mengusung Jokowi sebagai capres pada pilpres 2014 mendatang.

"Gerakannya sendiri independen, dan nantinya perkembangannya menjadi sebuah pressure dari partai. Mungkin ke PDI Perjuangan karena dia yang mempunyai kekuatan untuk tanpa ragu-ragu mencalonkan Jokowi sebagai presiden. Intinya adalah menindaklanjuti sebuah gerakan dari masyarakat. Dari pers, pemberitaan, dari hasil survei-survei yang ada," kata Roy, Minggu (7/7).

Bagi Roy, masyarakat Indonesia jenuh dan menghendaki untuk dilakukan revolusi politik dalam hal yang positif. Bukan revolusi yang identik dengan kekerasan dan pembunuhan.

"Masyarakat menghendaki sebuah revolusi. Jangan khawatir dengan kata-kata revolusi. Kita enggak alergi dengan kata revolusi bukan berarti harus berdarah-darah bukan. Revolusi cara berpikir, revolusi membuat terobosan yang selama ini mampet, mandeg," ungkapnya.

Apalagi, beberapa kandidat-kandidat presiden yang saat ini sudah berteriak-teriak mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden dan wakil presiden. Namun, hampir semuanya tidak memenuhi kriteria dan sudah jelas buruk track recordnya.

"Karena kalau kita melihat kandidat-kandidat yang ada semua adalah stok lama dan kita tahu track record mereka. Minta maaf, tanpa mengurangi rasa hormat mereka kita tahu rapor mereka kita tahu semua. Jadi harus adu terobosan dan kita melihat ada rising star, bintang baru namanya Jokowi. Dia asli Solo, dia wali kota nomor dua terbaik di dunia," tandasnya.

Soal jabatan Jokowi yang saat ini menjadi Gubernur DKI Jakarta, Roy menilai tidak perlu dikhawatirkan. Site plan rencana pembangunan di Jakarta sebetulnya sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Hanya saja, baru saat ini mulai dilaksanakan Jokowi.

"Tahun 2014 ada di depan mata kita dan waktunya sudah tidak ada. Pertanyaannya klasik, bahwa Jokowi baru satu tahun jadi Gubernur. Bagaimana Jakarta ditinggalkan Jokowi? Jokowi sudah meletakkan seluruh pemikirannya pada plan sudah ada. Blue printnya sudah ada. Sementara blue print Jokowi dibikin itu bukan hanya Jokowi yang bikin. Tapi sudah direncanakan puluhan tahun. Persoalannya adalah para gubernur yang lama tidak berani mengeksekusi. Kayak monorel, kayak MRT, kayak itu sudah 30-24 tahun lalu. Tapi kenapa tidak ada gubernur sebelumnya yang mengeksekusi karena ada banyak kepentingan," tuturnya.

Bagi Roy, Jokowi adalah seorang eksekutor yang berani dalam kepemimpinannya. Selain tidak ada kepentingan, Jokowi harus didorong menjadi presiden sebab ada kepentingan yang lebih besar yaitu kepentingan Indonesia yang sudah menunggu kepemimpinan Jokowi.

"Jokowi tidak peduli dengan kepentingan-kepentingan tersebut. Sehingga dia bisa melaksanakan. Jadi Jokowi adalah seorang eksekutor yang sangat berani. Nah, kalau Jokowi meninggalkan Jakarta berarti Jakarta akan kehilangan Jokowi. Tapi jangan lupa Indonesia mendapat Jokowi. Kepentingan Indonesia lebih besar dari kepentingan Jakarta. Kami percaya Jakarta akan tertata karena dasarnya sudah ada dan tinggal melaksanakan," paparnya.

Banyak persoalan bangsa ini yang bernasib menuju kepada kondisi pembusukan bangsa. Untuk itu, perlu adanya kerja bersama dan upaya kuat bersama mendukung Jokowi menjadi presiden pada Pilpres 2014 mendatang.

"Jadi itu kita melihatnya tidak terlalu support seperti yang dikatakan Bang Muhktar Pakpahan tadi, kesempatannya sekarang apakah kita berani melepaskan nasib Indonesia nasib kita 5 tahun dengan ketidakjelasan. Apakah kita rela, pembusukan ini terjadi pada 5 tahun mungkin 10 tahun lagi? Yang saya paparkan tadi. Begitu banyak persoalan bangsa ini," ucapnya.

Bara JP, ungkap Roy akan melakukan kerja dan gerakan secepat mungkin mengajak rakyat Indonesia melakukan aksi tandatangan untuk mendukung Jokowi sebagai presiden.

"Ketika nanti gerakan menyeluruh di Indonesia dan kita kumpulkan tandatangan lebih dari 10 atau 20 juta, maka itu adalah sinyal dari masyarakat untuk Mbak Mega berpikir ulang ini adalah gerakan rakyat. Ini bukan gerakan Roy Marten atau segelintir orang di sini bukan. Ini gerakan masyarakat yang menghendaki perubahan," selorohnya.

Kemudian hasil tandatangan puluhan juta ini akan dikirimkan ke Megawati supaya Megawati berpikir ulang bahwa Jokowi layak dan pantas untuk jadi presiden.

"Kita akan lihat nanti. Secepatnya, penandatanganan ini akan dibawa ke Mbak Mega. Kenapa Mbak Mega? Karena PDI Perjuangan sampai sekarang belum mencalonkan secara resmi siapa calon presidennya. Kalau itu 20 persen cukup, kalau tidak kita akan bekerja bersama dengan satu atau dua partai," pungkasnya.

[tyo]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Tiba di Jakarta, Jokowi lantik Nusron Wahid jadi Kepala BNP2TKI
  • Kasus videotron, anak Syarief Hasan akui manfaatkan keluguan OB
  • Ahok mau pengamanan di panti sosial seketat di penjara
  • Sidak BNP2TKI, Hanif dicurhati ada TKI Arab tak digaji 6 tahun
  • Tedjo: Kalau Munas Golkar ada korban, siapa yang tanggung jawab?
  • Satu dari tiga 'jenderal PBB' ternyata buronan kasus penipuan
  • Ceu Popong: Konflik Golkar sampai jotosan sama saja tak sekolah
  • Makan kismis bisa cegah tulang rapuh?
  • Menteri Susi: TNI AL yang menenggelamkan kapal asing, bukan saya
  • Jennifer Aniston tak mungkin lakukan operasi plastik, kenapa?
  • SHOW MORE