Pramono Anung: Korupsi di Indonesia parah dan melanggar HAM

Reporter : Muhamad Agil Aliansyah | Senin, 9 Desember 2013 16:20




Pramono Anung: Korupsi di Indonesia parah dan melanggar HAM
Pramono Anung. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengaku prihatin dengan menjamurnya korupsi yang terjadi di negeri ini. Hal ini diungkapkannya terkait Hari Anti korupsi yang jatuh pada hari ini.

"Ada beberapa hal yang kami sampaikan dari parlemen dunia atau GOPAC (Global Organization of Parliamentarians Against Corruption). Kita melihat dari waktu ke waktu korupsi tidak menurun, justru meningkat," ujar Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/12).

Pramono mengatakan, korupsi sudah menjadi trias koruptika. Persoalan korupsi di tanah air menurutnya sudah sangat mengkhawatirkan.

"Indonesian Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC) National Chapter mendukung sepenuhnya langkah para anggota parlemen dunia yang mendesak dunia internasional mengaitkan grand corruption sebagai kejahatan kemanusiaan maupun kejahatan HAM," kata Pramono.

Menurutnya, korupsi merupakan kejahatan serius dan memiliki dampak negatif yang sangat besar, baik dari segi material atau pun psikis terhadap masyarakat.

"Sekaligus melanggar HAM secara universal. Dengan mengaitkannya sebagai kejahatan kemanusiaan dan HAM, maka jurisdiksi pelanggarannya tidak lagi berada di ranah nasional, tetapi dapat merembet di tingkat internasional," pungkasnya.

[dan]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Memanas, China 'hadiahi' denda USD 140 juta pada Microsoft
  • Kutuk Presidium, seluruh DPD I Golkar minta Ical hukum Agung dkk
  • Nasib Petral ditentukan enam bulan ke depan
  • Kapolda: Sepertiga pasukan siap amankan Munas Golkar di Bali
  • 3 Bulan dilantik, DPRD DKI tak kunjung bekerja
  • Kasus pembakaran hutan, 2 bos PT NSP akhirnya dikerangkeng
  • KPK kebakaran jenggot disebut main mata dengan BCA
  • Bupati Sragen tak akan tutup wisata Kemukus, cuma akan usir PSK
  • Mendagri sebut KPK ikut telaah kegagalan fungsi e-KTP
  • Jemur nasi basi di tepi rel, nenek Rani tewas tersambar kereta
  • SHOW MORE