PPP: Yang penting penumpangnya, bukan PKNU
Merdeka.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) legowo, rencana koalisinya dengan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) gagal terjadi. PKNU malah merapat ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Bagi PPP, yang terpenting adalah suara dukungan ketimbang koalisinya.
"Legowo, kita silakan. Tidak lantas merasa ditinggalkan PKNU. Awalnya PPP juga berdiri sendiri. Lebih baik penumpangnya, dari pada kendaraannya (PKNU)," kata Ketua Tim Penjaringan Calon Legislatif PPP, Achmad Dimyati Natakusuma saat dihubungi, Selasa (19/2).
Menurutnya, PPP sebagai partai berasaskan Islam, tetap menjadi daya pikat mayoritas kader PKNU. Sehingga meski DPP PKNU menghentikan koalisi dengan PPP, namun partai berlambang Kabah itu tetap percaya diri gak bakal kehilangan simpatisan PKNU.
"Kalau kita melihat kader PKNU, platformnya banyak yang sama dengan PPP. Boleh Muhammadiyah, NU, boleh Persis," ujarnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya