Politikus PDIP: Biaya politik di Pemilu 2014 lebih mahal

Reporter : Randy Ferdi Firdaus | Selasa, 23 April 2013 11:51




Politikus PDIP: Biaya politik di Pemilu 2014 lebih mahal
kampanye PDIP. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Politikus PDIP Arif Wibowo mengakui biaya politik di Pemilu 2014 akan lebih mahal ketimbang Pemilu sebelumnya. Namun demikian, Arif yang maju kembali sebagai Caleg PDIP itu mengaku belum memiliki budget khusus untuk Pemilu 2014.

Arif mengaku pada Pemilu 2009 menghabiskan biaya kampanye sebesar Rp 150 juta. "Saya tidak menyiapkan dana secara khusus, mengalir saja. Yang pasti akan lebih mahal ketimbang Pemilu 2009. Saya sendiri habis Rp 150 juta," jelas Arief kepada merdeka.com, Selasa (23/4).

Wakil Ketua Komisi II DPR ini menjelaskan, partai hanya membantu persiapan basis massa dan perlengkapan atribut. Selebihnya, para caleg mengeluarkan biaya pribadi.

"Partai membantu atribut, juga menggerakkan basis massa," imbuhnya.

Arief menambahkan, sistem politik pemilu proporsional terbuka seperti sekarang ini yang mengharuskan para politisi mengeluarkan kocek dalam-dalam demi meraup suara terbanyak.

"Sistem Pemilu tersebut liberal, tentu berkonsekuensi pada kecukupan kapital. Berapa besaran dana yang dikeluarkan tergantung pada strategi partai dan Caleg," tandasnya.

[dan]
Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Pemilu 2014

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Meski makin dilupakan, Indosat tetap 'sayang' telepon dan SMS
  • Wanita cantik ini jajal usaha dari legitnya buah durian
  • Terpidana 'Bali Nine' ucapkan 'Goodbye Bali' saat dipindahkan
  • Kisruh Ahok lawan DPRD DKI, siapa duluan masuk penjara?
  • Tak Serius Hadiri Panggilan Polri, Syahrini Dihujat Farhat Abbas
  • Koin untuk Australia dibalas teror 'balon darah' di Sydney
  • Perjuangan hebat Ulfa berbisnis, dari nol kini beromzet Rp 60 juta
  • Keabadian Puncak Jaya dirusak manusia
  • 6 Gurun pasir yang menyembunyikan sepotong keajaiban alam
  • Dolar naik, harga barang elektronik makin mahal
  • SHOW MORE