PKS: BLSM sama dengan beli langsung suara masyarakat

Reporter : Randy Ferdi Firdaus | Selasa, 11 Juni 2013 11:02




PKS: BLSM sama dengan beli langsung suara masyarakat
Pembagian BLT. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi kenaikan harga BBM yang akan dilakukan pemerintah masih terus menuai kontroversi. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai partai anggota koalisi berkeras untuk menolak BLSM.

Ketua Fraksi PKS DPR Hidayat Nur Wahid mengatakan, dalam keputusan BLSM di Komisi VIII pihaknya belum memutuskan kata sepakat tentang pencairan dana BLSM sebesar Rp 2,25 triliun per bulan. Menurutnya, hasil rapat Komisi VIII memutuskan masih perlu pendalaman lagi soal BLSM.

"Pertama, kami Fraksi PKS tidak memutuskan BLSM, bahkan katanya Komisi VIII sudah sepakat menyetujui, karena yang ada adalah masih memerlukan pendalaman lagi," jelas Hidayat di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/6).

Hidayat mengungkapkan, kekhawatiran PKS dalam menolak BLSM adalah dalam rangka pengulangan tahun 2009 yang berpotensi terjadinya money politic. Terlebih, BLSM hanya diberikan dalam tenggat lima bulan.

"Tentang kompensasi memang ada kekhawatiran, dalam rangka pengulangan 2009, bahwa kompensasi kalau diberikan berlaku hanya 5 bulan, siapa yang akan bayari mereka setelah itu," tegasnya.

"Secara prinsip kami menolak, karenanya rakyat tidak perlu diberikan BLSM, membantu rakyat dilakukan sepanjang waktu tidak hanya menjelang pemilu saja," imbuhnya.

Tidak hanya itu, bahkan Hidayat menyebut bahwa BLSM kepanjangan dari 'Beli Langsung Suara Masyarakat'.

"Kami pro untuk bantu rakyat tapi tidak melalui cara dihadirkan menjelang pemilu, bahkan ada yang bilang BLSM itu beli langsung suara masyarakat," cetus mantan cagub DKI ini.

[bal]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Mendagri akan ke KPK klarifikasi kepala daerah berekening gendut
  • Penemuan mayat wanita terbakar di perkebunan gegerkan Langkat
  • Dianggap dukung Boko Haram, 54 prajurit Nigeria dihukum mati
  • Ervani dituntut 10 bulan percobaan dan denda Rp 1 juta
  • Nama Olly dan Choel kembali masuk dalam dakwaan Hambalang
  • Pimpinan DPR ingatkan Rini beli Indosat, bukan jual gedung BUMN
  • Ini jadinya jika iPhone 6 direbus dalam Coca Cola
  • Aspar tewas gantung diri dengan umbul-umbul bendera di garasi
  • Ahok mau anak muda Jakarta tak antipolitik
  • Pengacara ditangkap polisi, LBH lapor ke Komnas HAM dan Polda
  • SHOW MORE