Pileg 2014, dinasti Atut dan Jayabaya tarung di Banten

Reporter : Mohamad Taufik | Jumat, 26 April 2013 08:31




Pileg 2014, dinasti Atut dan Jayabaya tarung di Banten
Ratu Atut. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Perang dinasti pejabat di Banten sepertinya bakal terjadi dalam pemilihan legislatif (pileg) 2014 ini. Sejumlah nama calon legislatif (caleg) berasal dari dua dinasti keluarga pejabat Banten sudah masuk dalam daftar calon sementara (DCS) untuk tiga daerah pemilihan (dapil) Provinsi Banten.

Dua dinasti paling menonjol yakni keluarga Gubernur Banten Atut Chosiyah dan keluarga Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya. Anak-anak dua pejabat itu akan saling bertarung dalam pileg 2014 untuk merebutkan jatah kursi DPR RI ke Senayan.

Dinasti Atut memang lebih besar dibanding Jayabaya. Atut seperti mencengkeram kekuatan pemerintahan di Banten. Lihat saja dalam pemilu 2014 nanti. Dua anak dan menantu Ratu Atut sama-sama terdaftar sebagai caleg sementara, baik DPRD maupun DPR RI.

Ketua Pokja Verifikasi Parpol KPU Banten, Agus Supriyatna mengatakan, anak perempuan Ratu Atut, Andiara Aprilia Hikmat sudah mendaftar ke KPU, Banten. "Kalau suaminya di dapil Banten 2 soalnya. Kalau putrinya daftar menjadi bakal calon DPD RI ke KPU," kata dia.

Dalam DCS caleg yang disetor partai ke KPU, anak pertama Atut, Andhika Hazrumy, yang berstatus sebagai anggota DPD, kini mencalonkan diri menjadi anggota DPR dari Partai Golkar. Dia terdaftar dengan nomor urut 1 di daerah pemilihan Banten 1 (Lebak - Pandeglang).

Sementara adiknya, Andiara Aprilia Hikmat menjadi calon DPD urutan ke-9. Sedangkan Istri Andhika Hazrumy, Adde Rosi Khoerunnisa, yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua DPRD Kota, terdaftar sebagai caleg nomor urut 1 dari Golkar untuk DPRD Provinsi Banten dari Daerah Pemilihan Banten 1 (Kota Serang).

Adapun suami Andiara Aprilia Hikmat, Tanto Warbono Arban, tercatat sebagai caleg untuk DPRD Provinsi Banten di dapil Kota Tangsel. Semua anak dan menantu Atut mendapat nomor urut 1 di Partai Golkar.

Sementara suami Atut, Hikmat Tomet, kembali mencalonkan diri ke DPR dengan nomor urut 1 di dapil Banten 2 (Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon). Ketua Partai Golkar Banten ini merupakan anggota DPR dari Komisi V DPR.

Sementara keluarga Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya, tercatat hanya mencalonkan dua anaknya; Iti Oktaviani Jayabaya dan M. Hasbi Assidiqi Jayabaya. Hasbi mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari Partai PDIP di dapil 1 dengan nomor urut 2.

Sedangkan kakanya, Iti Oktaviani yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR dari partai Demokrat, memilih untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Lebak tahun 2013 ini. Namun nama Iti Oktaviania juga tercatat menjadi caleg lewat Demokrat di dapil 1 dengan nomor urut 1.

Bila keluarga dua dinasti ini lolos verifikasi hingga masuk dalam daftar calon tetap (DCT), head to head pertarungan bakal terjadi di dapil Banten 1. Sebab di sana ada anak pertama Atut, Andhika Hazrumy dari partai Golkar dan dua anak Jayabaya, Hasbi lewat PDIP dan Oktaviani lewat Demokrat.

Para caleg di dapil Banten 1 bakal memperebutkan 7 kursi. Selain caleg dari keluarga Atut dan Jayabaya, tentu ada nama tokoh lain yang juga kenyang pengalaman. Misalnya Ratu Siti Romlah yang saat ini menjabat anggota Komisi VIII DPR dan beberapa nama lain.

Lalu menurut anda, siapa tersingkir dalam duel nanti?

[dan]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Polisi buru pelaku pembunuhan pasutri pemilik toko material
  • Pemilik Pinisi: Nggak dibayar pun, sudah jadi kebanggaan
  • Banyak pusat perbelanjaan, Jalur utama Mataram rawan kemacetan
  • Hadir di rapat paripurna DPRD DKI, Jokowi dapat ucapan selamat
  • Korupsi Rp 11 M, eks Sekjen Kemenlu divonis 2,6 tahun penjara
  • Terlibat korupsi, Mantan Kadinsos Dumai divonis 1 tahun
  • Ini 9 tempat romantis yang paling sering dipakai untuk melamar
  • Ridwan Kamil: Hati-hati! Mudik ritual mematikan
  • Kubu Prabowo: Kami siap kalah tapi tak siap dicurangi
  • Mardiyanto sebut Prof Eko sangat peduli kelestarian lingkungan
  • SHOW MORE