Perhitungan kursi disetujui gunakan sistem kuota

Reporter : Nurul Julaikah | Selasa, 10 April 2012 15:52




Perhitungan kursi disetujui gunakan sistem kuota
Pilkada. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Isu krusial yang belum menemukan titik temu di RUU Pemilu mulai menemukan titik terang. Setelah sebelum antarfraksi menyetujui kursi per dapil sebanyak 3-10, kini perhitungan kursi juga disetujui menggunakan sistem lama atau sistem kuota.

"Hasil pansus terakhir 3-10 untuk nasional dan 3-12 untuk DPRD Provinsi dan Kota, sedangkan untuk penghitungan kursi sama dengan lama yaitu dibagi habis di dapil," ujar Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu, I Gede Pasek kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3).

Menurut Gede, dengan disepakatinya kursi per dapil dan penghitungan kursi maka masalah krusial dalam RUU Pemilu tinggal parliamentary treshold (PT) dan sistem pemilu. Untuk PT, Demokrat sendiri saat ini masih bertahan di 4 persen meskipun bisa sudah mengerucut di angka 3,5 persen.

"Sistem pemilu, kita tetap terbuka, karena pasar reformasi yang kita kawal. Memang partai itu yang berkuasa, tapi kita harus ingat, bahwa kedaulatan ada di tangan rakyat," terangnya.

Gede juga mengusulkan bila voting terpaksa terjadi paripurna maka harus dilakukan per isu, bukan perpaket. Voting per isu dinilai lebih sederhana dan sesuai dengan aturan perundang-undangan.

"Kalau per paket itu tidak masuk akal, dan akan rumit menyusunnya apalagi waktunya relatif singkat," imbuh politikus Demokrat ini.

[hhw]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# RUU Pemilu

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Di Bali nanti, Ical harus jelaskan soal kesepakatan Munas 2015
  • 'TKI digantung, kenapa kapal Malaysia tak boleh ditenggelamkan?'
  • Akbar: Ical dan Agung sepakat Munas Golkar digelar 2015
  • Menkum HAM tunggu hasil Munas untuk sahkan kepengurusan Golkar
  • 5 Juta buruh diklaim bakal mogok nasional 10-11 Desember
  • 6 Motor sport ini bebas dibetot tanpa bolak balik ke SPBU
  • Mantan Menteri pun suka dengan ceramah Pipik Dian Irawati
  • 7 Jam diperiksa, pendiri Demokrat dicecar gratifikasi Sutan
  • Sakit hati, ayah umur 80 tahun gorok putrinya hingga tewas
  • Pendiri Demokrat kecewa terlibat perkara Sutan Bhatoegana
  • SHOW MORE