Merdeka.com tersedia di Google Play


Pengamat: Nasib PKS akan berakhir seperti Demokrat

Reporter : Andrian Salam Wiyono | Kamis, 31 Januari 2013 14:33


Pengamat: Nasib PKS akan berakhir seperti Demokrat
Luthfi Hasan Ishaaq. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Korupsi. Satu kata ini bisa membuat kalang kabut dalam satu keorganisasian partai. Demokrat sebelumnya diterpa badai partai Korup karena ulah kadernya. Kini, hal serupa juga tampaknya akan dialami Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pengamat Politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung Asep Warlan menilai, kini PKS sudah merasakan apa yang dirasakan Demokrat, akibat kasus yang menimpa Presidennya Lutfhi Hasan Ishaaq.

"Saya kira PKS kini sudah mulai babak belur akibat dari kasus hukum yang menjerat presidennya. Ini kan sebelumnya dirasakan Demokrat," kata Asep di Bandung, Kamis (31/1).

Embel-embel partai 'Bersih dan Peduli' nampaknya sudah tidak berlaku lagi bagi partai ini. Sebab stigma partai tergantung perilaku di dalamnya.

"Jika sebuah partai korupsi ini akan sangat menentukan citra di masyarakat," ungkapnya.

Apalagi yang tersandung adalah presidennya sendiri. Orang yang mengomandoi partai.

Dia menyarankan agar PKS segera membenahi dan mengembalikan image yang disebutnya partai bersih tersebut. Caranya agar jajaran pengurus PKS untuk melakukan klarifikasi kepada masyarakat bahwa partainya memang benar-benar bersih.

"Kalau memang mengklaim partai yang bersih, silakan buktikan kepada masyarakat memang benar-bener bersih," tambah Asep.

Tahun ini, 2013 - 2014 adalah tahun politik yang akan dihadapi PKS. Paling dekat adalah Pilgub Jabar pada Februari 20013 ini yang mengusung kembali Ahmad Heryawan.

Baginya kasus ini juga akan menghambat dan menyulitkan pemenangan pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar. Pasalnya, pasangan tersebut diusung oleh PKS, PPP, dan Hanura.

"Pengaruh pasti ada, tapi ya masih ada waktu untuk berbenah dan mengklarifikasi kepada masyarakat untuk membuktikan bahwa partainya bersih," jelasnya.

PKS ngotot kasus Luthfi Hasan janggal
PKS pertanyakan sikap fraksi-fraksi di DPR tak bela Luthfi
Luthfi mundur sebagai presiden PKS hari ini
PKS: Luthfi tidak kenal dengan kurir pembawa uang
Menteri Pertanian sebut kasus Presiden PKS aneh

[lia]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Kasus Suap Daging, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Kasus Suap Daging.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Romi ngaku tak diundang SDA saat deklarasi koalisi PPP-Gerindra
  • Kisruh PPP, Emron sebut Djan Faridz berperan besar pengaruhi SDA
  • 'Petinggi partai Islam abaikan keinginan umat untuk bersatu'
  • Rapat pengurus harian PPP beri sanksi ke SDA
  • Romi: Dukungan pada Prabowo batal demi hukum
  • Panwas Kabupaten Blitar keluarkan rekomendasi pemilu ulang
  • Dukung Prabowo, PPP harus lepas simbol Islam
  • Ruhut: Di TPS-TPS Medan aku paling tinggi
  • Rouhani: Kami inginkan perdamaian dan stabilitas dunia
  • Tolak ubah suara caleg, rumah kades dibakar paman
  • SHOW MORE