Pemilu di Aceh masih diwarnai kekerasan dan politik uang

Reporter : Afif | Jumat, 11 April 2014 23:00

Pemilu di Aceh masih diwarnai kekerasan dan politik uang
Ilustrasi Penembakan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Masyarakat sipil di Aceh yang tergabung dalam Jaringan Pemilu Aceh (JPA) menilai pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) di Aceh masih diwarnai sejumlah praktik kekerasan, intimidasi dan politik uang. Sehingga tidak boleh disebutkan pileg di Aceh berjalan lancar, aman, jujur dan adil.

"Pemilu di Aceh itu masih sarat dengan praktik kecurangan, intimidasi dan praktik kekerasan lainnya, termasuk politik uang," kata anggota JPA dari perwakilan Aceh Institute, Jafar Sulaiman Ali, Jumat (11/4) pada merdeka.com dalam konferensi pers di Media Center KIP Aceh.

Elemen sipil juga sangat menyayangkan proses pemilu di Aceh yang ketiga kalinya pasca-konflik masih terjadi praktik kekerasan. Praktik politik seperti itu telah merusak pondasi demokrasi yang telah dirajut dalam bingkai perdamaian di Aceh.

Dia melanjutkan, karut marutnya pileg di Aceh menyebar di berbagai kabupaten dan kota di Aceh. Bahkan praktik curang itu tidak hanya dilakukan oleh caleg, tetapi juga dilakukan oleh partai politik secara masif, sistematis dan terstruktur.

Sedikitnya, Aceh Institut mencatat 3 kasus politik uang dilakukan calon DPR RI dan caleg DPR Aceh. Demikian juga ditemukan caleg DPRK Dapil 9 Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan.

Kemudian ada dari Partai Amanat Nasional (PAN) tertangkap tangan membagikan uang pada masyarakat. "Caleg dari PAN itu dilakukan antara pukul 22.00 sampai 23.00 WIB," imbuhnya.

Sementara itu caleg DPR RI didapati membagi-bagikan paket di beberapa Lapas di Banda Aceh. Dalam paket tersebut berisi uang Rp 50 ribu dan juga ada mi instan dan beberapa bahan makan lainnya.

Informasi yang berhasil dihimpun merdeka.com, paket yang beredar di dalam Lapas tersebut milik caleg DPR RI dari Partai Keadilan sejahtera (PKS) atas nama Nasir Djamil. Dimana Nasir Djamil saat ini masih menjadi anggota Komisi III DPR RI.

Baca juga:
Akbar Tandjung: Partai lain mau tidak sama-sama usung Ical
Survei JSC: PDIP menang di Jakarta, Gerindra nomor dua
JK yakin Golkar tetap capreskan Ical
Jokowi: Saya tak punya kekuatan apa-apa dibanding capres lain
Pemilu di Aceh masih diwarnai kekerasan dan politik uang

[mtf]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Pemilu 2014

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Undangan sudah disebar, keluarga Fanny Ghassani malu batal nikah
  • Olga meninggal, tagar #RIPOlgaSyahputra menjadi trending topic dunia
  • Cara mudah buat Instagram in hand lewat smartphone
  • Pasangan mesum di toilet kampus IAIN dipulangkan ke keluarga
  • Trailer vs tronton di jalur Semarang-Solo, seorang sopir tewas
  • Tetangga cemas, Toni & anaknya tewas diduga akibat flu burung
  • Tabrakan karakter, suguhan hangat utama 'FILOSOFI KOPI'
  • Innalillahi, Olga Syahputra meninggal dunia
  • Ini tren Instagram in hand yang sedang booming di Indonesia
  • TWENTY Vs Running Man, Kim Woo Bin siap hajar Kim Jong Kook
  • SHOW MORE