PAN bantah Hatta ikut urusi penambahan kuota daging sapi impor
Merdeka.com - Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan membantah dan tidak terima jika Hatta Rajasa disebut-sebut dalam kasus penambahan kuota daging sapi impor. Dia berdalih, penambahan kuota daging sapi impor bukan kewenangan Menko Perekonomian.
"Namanya orang, silakan saja kalau mau menjual-jual. Kami membantah keras, Pak Hatta tidak pernah mengurusi hal itu. Itu kan akhirnya juga ditolak sama Pak Hatta," ujar Taufik di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6).
Wakil Ketua DPR ini menambahkan, siapapun dalam konteks hukum kalau tersangka dan menjual nama nantinya pasti akan terjawab dengan fakta-fakta hukum. Apalagi yang disaksikan tidak terbukti.
"Pak Hatta juga menolak penambahan kuota itu. Kita lihat perkembangannya. Yang penting sekarang kan itu sudah terbantahkan dengan fakta," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Direktur HRD dan General Affair PT Indoguna Utama, Juard Effendi, dalam nota pembelaannya (pledoi) mengatakan Elda Devianne Adiningrat alias Dati alias Bunda mencoba berbagai cara buat meyakinkan atasannya, Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman.
Dia berupaya agar Maria mau mengajukan penambahan kuota impor daging sapi ke Kementerian Pertanian pada 2013, dengan bantuannya. Menurut Juard, guna memuluskan rencananya, Elda bahkan nekat menjual nama Menteri Koordinator Perekonomian dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Hatta Rajasa.
Juard mengatakan, dia mendengar hal itu dari anak buah Elda, Jerry roger Kumontoy. Menurut dia, Elda mengutus Jerry guna menyampaikan supaya PT Indoguna Utama mengajukan penambahan kuota impor daging sebesar delapan 8000 ton. (mdk/mtf)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya