TAP MPR No 11 Tahun 1998 'Senjata' Pemberantasan KKN

Sumber : | Senin, 28 November 2005 21:57




TAP MPR No 11 Tahun 1998 'Senjata' Pemberantasan KKN
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Ketua MPR Hidayat Nur Wahid membantah adanya adanya pencabutan Ketetapan (TAP) MPR No 11 tahun 1998, TAP tersebut tetap berlaku dan saat ini bisa dijadikan "senjata" oleh pemerintah dalam memberantas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

"Dengan TAP itu, pemerintah memiliki dasar hukum kuat dalam memberantas KKN khususnya yang dilakukan pejabat dan mantan pejabat termasuk mantan presiden Suharto," katanya saat ditanya seusai sosialisai putusan MPR tentang Perubahan UUD 19545 dan Ketetapan/Keputusan MPR, di Bengkulu, Senin (28/11).

TAP tersebut akan tetap dipertahankan, dan diharapkan menjadi pendorong bagi pemerintah agar tidak "pandang bulu" serta lebih giat lagi memberantas segala bentuk dan tindakan KKN.

Ia berharap tidak ada pihak yang memunculkan wacana seolah-olah TAP tersebut tidak berlaku lagi atau sudah dicabut dan kemudian memberikan penghargaan bagi mantan presiden Suharto.

"Memberikan penghargaan bagi Pak Harto silakan saja, tapi jangan kemudian memunculkan isu TAP No 11 tahun 1998 itu sudah dicabut, ini tidak bisa diterima," ujarnya.

MPR, kata Hidayat, terus mensosialisasikan berbagai Keputusan/Ketetapan MPR termasuk TAP No 11 tahun 1998 tersebut, agar masyarakat luas dapat mengetahui dan memahaminya.

Ketika ditanya, ia menjelaskan, pemberantasan korupsi selama ini sudah berjalan, dan secara prinsip pihak Kejaksaan Agung telah menyatakan dalam setahun terakhir ini sudah 450 perkara korupsi ditanganinya.

Namun demikian, Hidayat mengaku belum puas terhadap jalannya pemberantasan korupsi tersebut, dan berharap agar pemerintah lebih meningkatkan kinerjanya lagi terkait penanganan korupsi itu.

"Kita berharap ke depan akan lebih baik lagi, apalagi sekarang ada lembaga lain yang menanganinya seperti KPK dan Timtas Tipikor," katanya. (*/lpk)

Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya




{prev_next_news}


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Menteri Jonan tak tahu masa depan proyek Pelabuhan Cilamaya
  • JK sebut perpolitikan Indonesia hancur kalau Partai Golkar pecah
  • Blokade Jl Gatot Subroto, buruh gagal bertemu Menaker
  • Taufik dukung buruh demo Ahok minta UMP Rp 3,2 juta
  • JK: Kalau Munas Golkar di Bali tenteng parang, bawa batu gimana?
  • Protes rutan, Bos Sentul City dan Gulat Manurung juga disanksi
  • Akhirnya! Semua game Angry Birds kini gratis di Windows Phone
  • Perusahaan tambang Bakrie diizinkan tunda bayar utang
  • Lepas tangan urusan wilayah, Ahok lempar tugas ke wali kota
  • Tak punya biaya berobat, ayah di China 'bakar' anaknya
  • SHOW MORE