Momen-momen Aburizal Bakrie berpantun ria
Merdeka.com - Gaya pidato politik Ketua Umum Aburizal Bakrie dikenal unik dan tidak monoton. Dibanyak kesempatan, pria yang akrab disapa Ical ini sering menyelipkan bait-bait pantun di awal, sela atau akhir materi pidatonya. Pantun telah menjadi ciri khas Ical saat berkomunikasi di depan publik.
Pantun-pantun yang dilontarkan berisi sindiran, pujian terhadap suatu pihak atau ekpresi perasaan atas kondisi tertentu. Tidak jarang, publik yang mendengar meresponnya dengan tepuk tangan, sorak sorai dan terkesan membuat suasana menjadi cair.
Momen suguhan pantun ala Ical yang terbaru adalah saat memberikan pidato politiknya terakhir sebagai ketua umum dalam Munaslub Partai Golkar. Kali ini, pantun dijadikan penutup pidatonya, Ical memberikan tiga buah. Satu pantun bahkan dia buat khusus kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.
Merdeka.com pun mencoba mengumpulkan momen-momen saat Ical berpantun ria dan mencuri perhatian publik, berikut ulasannya:
Ical lempar 3 pantun buat caketum Golkar dan Jokowi-JK
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAburizal Bakrie (Ical) memberikan pidato politiknya terakhir sebagai ketua umum dalam Munaslub Partai Golkar. Tidak luput, pantun sebagai ciri khas juga dilontarkan. Dalam pantun sebagai penutup pidatonya, Ical memberikan tiga buah. Satu pantun bahkan dia buat khusus kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Pantun khusus itu berisi kepercayaan rakyat di bawah kepemimpinan keduanya. Maka itu, Ical membuat pantun khusus. Sedangkan dua pantun lainnya, berisi tentang jalan panjang Partai Golkar dalam mengarungi politik dalam negeri. Selanjutnya, terkait kepada terkait delapan caketum Golkar.Berikut tiga pantun Ical dalam pidatonya di Munaslub Golkar:Laju laju prahu lajuOmbak meninggi anginnya kencangPandai Golkar melajuHindari hidup terhempas karangRebut suara cari dukunganPara kandidat bersaing visiJangan menggunting dalam lipatanJangan menohok kawan sendiriSolo Makassar bersatu paduTapi ombaknya naik dan turunJokowi-JK terus bersatuIndonesia senang rakyatnya rukun
Lewat pantun, Ical desak Menkum HAM sahkan hasil Munas Bali
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDi hadapan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM), Yasonna Laoly, Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Aburizal Bakrie berharap agar pemerintah segera mengesahkan kepengurusan versi Munas Bali. Keinginan tersebut diungkapkannya dalam pantun."Dari Solo ke Jakarta, menang di sana menang di sini. Presiden Jokowi harapan kita junjunglah hukum majulah bangsa," Kata Ical sebelum menutup pidatonya dalam Rapimnas Golkar, Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (23/1).Tidak hanya itu Ical juga menyerukan kepada kader-kader Golkar agar kembali bersatu dan tidak ada lagi perpecahan di internal Partai. Menurut Ical, Golkar sudah seharusnya bersatu demi keutuhan partai berlambang pohon beringin tersebut."Laju-laju perahu laju, ombak meninggi anginnya kencang. Pandai-pandai Gokar melaju, hindari biduk agar tak karam," imbuhnya.
Ical beri pantun buat Jokowi, sukses gemilang bangun negeri
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKetua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie memberikan pidato perayaan hari ulang tahun Partai Golkar ke-51. Seperti biasa, di akhir pidatonya, Ical sapaan akrabnya, selalu menyelipkan pantun. Pantun itu dibacakan di hadapan petinggi partai politik dan kader Partai Golkar.Kali ini Ical membacakan dua pantun. Satu pantun berisi sindiran sekaligus harapan untuk pemerintahan Jokowi-JK. Satu pantun lagi juga berisi sindiran dan harapan untuk kemajuan Partai Golkar.Berikut dua pantun tersebut:Sudah setahun menunggu buktiDari kampanye memberi janjiRindu menanti Presiden JokowiSukses gemilang membangun negeriSudah tampak cahaya kedamaianAgar Golkar tetap berdiriJangan menggunting dalam lipatanJangan menohok kawan sendiri
Tiga pantun Ical, damaikan Golkar demi kemenangan Pilkada
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDua kubu Partai Golkar bersatu dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) di Gedung Graha Widya Bhakti I, DPP Partai Golkar, Jakarta. Kedua kubu saling puji dan menunjukkan persatuan.Pantun kembali menjadi jurus Ical untuk membakar semangat dan mengajak kader untuk bersatu. Ada tiga pantung yang dia sampaikan di depan para petinggi, sesepuh dan ratusan kader partai berlambang pohon beringin ini. Ketiga pantun itu tentu mempunyai makna bagi keberlangsungan partainya, terutama demi memenangkan Pilkada Serentak 9 Desember nanti.Berikut tiga pantun Ical dalam pidatonya di Silatnas Golkar, Minggu (1/11):Burung dara di dahan tinggiMembuat sarang di pohon jatiKita hadir silahturahmiTanda kita satu hatiSelendang emas di atas bahuSulamannya indah bersinar selaluSeluruh kader bersatu paduGolkar jadi partai nomor satuIndah nian kembang sepatuDipersembahkan untuk sang ratuHari ini Golkar bersatuKemenangan Golkar tinggal masalah waktu
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya