KUAK Negara minta anggaran untuk KPU dan Bawaslu diaudit

Reporter : Islahudin | Selasa, 12 November 2013 16:01




KUAK Negara minta anggaran untuk KPU dan Bawaslu diaudit
Gedung KPU. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Pemborosan lelang logistik dan kebutuhan lain dari KPU dan Bawaslu tidak ada yang salah secara hukum. Seperti dijelaskan Koordinator Koalisi Untuk Akuntabilitas Keuangan Negara (KUAK Negara) Arif Nur Alam, tingginya biaya pemilu untuk KPU dan Bawaslu tidak diimbangi dengan transparansi penggunaan dana.

"Kita cek saja di situ dua lembaga, kita tidak dapat banyak informasi penggunaan dana. Padahal dana website lembaga itu tidak sedikit dalam pembiayaannya," kata Arif dalam diskusi 'Menuntut Transparansi dan Akuntabilitas Anggaran Pemilu di KPU dan Bawaslu' di Bakoel Kafe, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (12/11).

Menurut Arif, biaya penyelenggaraan Pemilu 2014 mencapai Rp 22 triliun untuk KPU dan Rp 4 triliun untuk Bawaslu. Arif menuturkan, dua lembaga itu malah beli mobil mewah untuk mobil dinas. Bawaslu sebanyak 5 Toyota Camry dan 3 Honda CRV. Sedangkan KPU juga membeli 5 mobil Camry.

Selain dianggap membeli yang dianggap bukan menjadi bagian dari proses persiapan pemilu, dua lembaga itu juga dianggap melakukan pemborosan dalam hal lelang untuk logistik pemilu nanti. Kemudian ada program yang sebenarnya sama, namun pagu anggarannya berbeda.

"Kita harus ingatkan, teman-teman KPU dan Bawaslu agar transparan dalam penggunaan anggaran yang ada," ujar Arif.

Diskusi Koalisi Untuk Akuntabilitas Keuangan Negara (KUAK Negara) bertujuan mengingatkan soal transparansi penggunaan anggaran. Selain itu, dia melanjutkan, tujuan lain untuk mengeluarkan rekomendasi buat mencermati anggaran dua lembaga tersebut.

"Transparansi proses penyelenggaraan pemilu adalah kewajiban. Pengadaan logistik harus transparan dan bersih dari kepentingan politik dan korupsi. Mendorong segera agar BPK segera melakukan audit investigasi, dan meminta DPR melalui Badan Akuntabilitas Keuangan Negara mengevaluasi audit penggunaan anggaran Pemilu 2014 yang sudah berjalan pada 2013," ujarnya.

[mtf]

KUMPULAN BERITA
# Bawaslu# KPU

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT
Live Streaming, Jawaban Untuk Fans JKT48 Nun Jauh di Sana
Pembelaan pemerintah SBY saat subsidi BBM disebut bebani Jokowi
Kurangi makan nasi putih dan dapatkan 4 manfaat ini
Koalisi LSM nilai penahanan Florence 'lebay'
Obama baca puisi 'Cinta Gus Dur' di Muktamar PKB

Andrea Salas, WAGs Terbaru Real Madrid


Shadow Kings - Dark Ages

Wanita Yaman beri obat tidur pada anaknya biar tidak jadi nikah
5 Operasi plastik termahal yang tawarkan kecantikan instan
Masih perlukah screen protector untuk smartphone?
Kecanduan pakai sex toy, bujangan bisa tak mau menikah

Bentuk Rokok Istana Yang Beredar di Istana Presiden


Against the Wall

Tahan Florence, aparat Polda DIY dinilai sebarkan rasa takut
Ini kata para wanita soal hobi gunakan sex toy
Kisah di balik penahanan Florence
Pabrik ini klaim buat sex toy sangat mirip kelamin bintang porno

10 Tanaman Paling Mematikan Di Dunia


Viking Warfare

Mantan istri Andika The Titan & geger pose mesum berbaju PNS
Setelah boneka, kini marak sex toys bentuk kelamin bintang porno
Ini bukti ketegasan Bupati cantik Tetty Paruntu
Mengintip badong emas 1.163,09 gram milik Raja Tohjaya di Kediri
Wanita kesepian hingga lesbian di Jakarta ketagihan sex toy
Polisi dinilai terlalu cepat masukkan Florence ke dalam tahanan
Punya rekening gendut Rp 1,3 triliun, PNS Batam diciduk polisi
Wanita ini dibayar ratusan juta cuma buat uji sex toy
Berkali-kali minta maaf, Florence tetap masuk bui
Ini kata pria yang doyan pakai sex toy bintang porno
iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Cak Imin: ISIS itu ikatan suami istri satu
  • Charlie Hunnam bakal bintangi remake 'Escape From New York'?
  • PU gelontorkan Rp 4,77 T buat koridor ekonomi barat Sumatera
  • Budayawan Butet SMS Kapolda DIY minta Florence dibebaskan
  • Senior PPP: SDA gak tahu diri, tersangka korupsi gak mau mundur
  • Obama: Jejaring sosial membuka mata dunia
  • JK ucapkan terima kasih para kiai NU ikut menangkan Jokowi
  • ISIS bikin kurikulum sendiri buat sekolah-sekolah di Suriah
  • Elite koalisi Jokowi-JK hadiri Muktamar PKB
  • Sesepuh PPP sebut Hamzah Haz setuju SDA segera dilengserkan
  • SHOW MORE