KPU: Tak ada toleransi buat PBB dan PKPI soal DCS

Reporter : Muhammad Mirza Harera | Senin, 1 April 2013 20:00




KPU: Tak ada toleransi buat PBB dan PKPI soal DCS
KPU. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik menolak untuk memberikan toleransi kepada Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) terkait daftar calon legislatif sementara (DCS).

"Tidak ada toleransi," kata Husni di Istana Negara, Senin (1/4).

Husni menjelaskan jadwal penyerahan DCS tidak akan berubah meskipun kedua partai tersebut terlambat masuk menjadi partai peserta pemilu.

"Tetap tanggal 22 April, jadi 9 April mulai penyerahan dan akhir 22 April," ujarnya.

Seperti diketahui, PBB dan PKPI resmi menjadi peserta pemilu setelah putusan PTTUN. Karena terlambat beberapa minggu setelah penetapan awal, kedua partai itu meminta toleransi waktu untuk penyerahan data DCS.

[did]

KUMPULAN BERITA
# Pemilu 2014# PKPI

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Satroni gerai Alfamart, maling bawa kabur rokok dan CCTV
  • Pasar tunggu realisasi janji pro rakyat di kabinet Jokowi
  • Rekan separtai dipecat, Roy Suryo bisa jadi anggota DPR lagi
  • Raffi Ahmad pakai celana pendek dalam resepsi di Tabanan Bali
  • Perwakilan warga surati Jokowi, minta putra Kalsel jadi menteri
  • Jokowi panggil Saleh Husin ke Istana
  • Bocah hamil 5 bulan usai dicabuli ayah 3 kali, guru agama 6 kali
  • Jokowi diminta tak ulangi kesalahan kemenko era SBY
  • Datangi Istana, relawan Jokowi tolak Rini Soemarno jadi menteri
  • KontraS minta Jokowi tak angkat Wiranto menteri karena kasus HAM
  • SHOW MORE