KPU Sumba Barat duga PPK lakukan penggelembungan suara

Reporter : Yulistyo Pratomo | Jumat, 20 September 2013 17:37




KPU Sumba Barat duga PPK lakukan penggelembungan suara
KPU. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua KPU Sumba Barat Daya (SBD), Yohanes Bili Kii mengakui ada upaya penggelembungan suara dari hasil pemilihan bupati (Pilbup) yang digelar pada 5 Agustus lalu. Dugaan itu terbukti dengan perhitungan ulang yang dilakukan kepolisian yang berselisih 11 ribu suara dari hasil pleno KPU SBD.

Atas selisih itu pula, dia bersama empat komisioner lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, dia menduga kesalahan justru terjadi mulai dari petugas di tingkat desa sampai kecamatan.

"KPU itu standar kerjanya rekap, yang mungut dan hitung TPS. Kemudian di tingkat desa direkap, di kecamatan direkap dan hasil rekapan kami terima. Ternyata waktu hitung ulang hasil dari pemungutan suara berbeda, kami menduga ada kecurangan di tingkat dua (desa) dan tiga (kecamatan)," ujar Yohannes di Kantor KPU Pusat, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (20/9).

Dari 11 kecamatan yang berada di kabupaten Sumba Barat Daya, hanya Wewewa Tengah dan Wewewa Barat yang dianggap bermasalah karena nilai penggelembungannya cukup tinggi. Versi hasil rapat pleno, Paket Manis 565 suara, KONco OLE ATE meraih 3.339 suara dan MDT-DT mendulang 22.892 suara.

Sedangkan hasil hitung ulang pasangan Paket Manis mendulang 1.068 suara, KONco OLE ATE meraih 3.856 suara, sedangkan Paket MDT-DT 11.454 suara. Terlihat adanya perbedaan suara yang cukup mencolok dari Paket MDT-DT versi penghitungan ulang dengan versi rapat pleno KPU SBD yang mencapai 11.437 suara.

Sementara perolehan suara pasangan calon di Kecamatan Wewewa Barat, versi KPU Paket Manis 563 suara, KONco OLE ATE 2.941 suara dan MDT-DT mendulang 23.373 suara. Sedangkan versi penghitungan ulang, Paket Manis meraih 640 suara, KONco OLE ATE 3.270 suara dan MDT-DT 21.368 suara. Data ini juga berbeda dengan hasil pleno KPU SBD, keduanya terdapat selisih 1.735 suara.

"Kami menduga paket nomor tiga bermain di dua kecamatan itu. Sementara di kecamatan lain, paket nomor tiga ini kalah jauh suaranya, dan paling besar di kecamatan ini," lanjutnya.

Meski sudah ada penetapan dari Mahkamah Konstitusi yang menggugurkan gugatan pasangan paket nomor dua, tidak menutup kemungkinan KPU akan melakukan revisi terhadap hasil pleno sebelumnya. Namun, pihaknya menunggu masukan dari KPU pusat sebelum mengeluarkan keputusan.

"Kami mau meminta masukan dari komisioner, Ibu Ida. Butuh payung hukum," tandasnya.

Pantauan merdeka.com, rencana mereka untuk berkonsultasi terpaksa batal karena sebagian besar komisioner sedang mengikuti kegiatan di luar meski sudah tiba sejak pukul 13.50 WIB.

Minta petunjuk KPU pusat

Kepolisian Sumba Barat telah menetapkan 18 orang sebagai tersangka dalam kasus penggelembungan suara dalam pemilihan bupati (pilbup) pada 5 Agustus lalu. Lima di antaranya merupakan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumba Barat Daya.

Merasa tidak melakukan kesalahan, Ketua KPU Sumba Barat Daya (SBD) Yohanes Bili Kii ingin melepaskan diri dari jeratan hukum. Dengan bermodalkan putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK), dirinya ingin meminta petunjuk dari KPU Pusat.

"Mau meminta masukan dari komisioner, ibu Ida (Budhiati). Kami butuh payung hukum," ujar Yohannes.

Menurutnya, putusan MK tersebut bisa menjadi dasar sekaligus bukti bahwa KPU Sumba Barat Daya tidak melakukan tindakan yang disangkakan. Dengan dasar yang diperoleh itu, dia berharap KPU dapat membatalkan perkara hukum yang menjerat seluruh komisionernya.

"Kasus pidananya jalan terus, makanya kami konsultasikan kasus ini," tandasnya.

[bal]

KUMPULAN BERITA
# Pilkada

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Sidak, KPK juga tangkap anggota TNI & polisi di Angkasa Pura II
  • 10 transfer termahal Real Madrid sepanjang sejarah
  • 'Prabowo bagai anak tak mengakui orangtua tapi minta warisan'
  • Prabowo-Hatta bakal hadiri sidang gugatan perdana di MK
  • Petugas KPK teriak minta tunjukkan uang hasil peras TKI
  • KPK tangkap 6 pegawai BNP2TKI dan imigrasi Jakbar yang peras TKI
  • KPK sidak kantor Angkasa Pura II terkait pungli pada TKI
  • Bom tak meledak sebab ditaruh di celana dalam selama dua pekan
  • Hindari kejaran polisi, jambret tabrak gerobak roti hingga tewas
  • Puncak arus mudik, Cikampek-Purwakarta macet total
  • SHOW MORE