Merdeka.com tersedia di Google Play


KPU persoalkan rekomendasi Bawaslu soal 12 parpol

Reporter : Muhammad Sholeh | Selasa, 6 November 2012 20:07


KPU persoalkan rekomendasi Bawaslu soal 12 parpol
Gedung KPU. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - KPU meminta penjelasan Bawaslu terkait rekomendasi 12 partai politik yang tidak lolos verifikasi administrasi peserta pemilu 2014. Komisioner KPU Sigit Pamungkas akan melihat apakah rekomendasi Bawaslu tersebut sesuai dengan UU No 8/2012 tentang pemilihan umum.

"Rekomendasi Bawaslu atas 12 parpol yang direkomendasikan difaktualkan. KPU akan berkomunikasi dengan Bawaslu. Untuk mendapatkan penjelasan kenapa 12 partai itu direkomendasikan difaktualkan," kata Sigit di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (6/11).

Sigit menambahkan, KPU sendiri akan melihat apakah rekomendasi itu benar menurut undang-undang. Karena menurut UU No8/2012, bila itu adalah sengketa pemilu, maka seharusnya Bawaslu mempertemukan pihak yang bersengketa.

"Nah, selama ini Bawaslu tidak mempertemukan pihak-pihak ini. Jadi KPU tidak pernah dipertemukan dengan 12 parpol yang melapor," tegas Sigit.

"Dalam undang-undang juga disebutkan Bawaslu bisa membuat alternatif rekomendasi, tapi apa yang dibuat Bawaslu bukan alternatif rekomendasi, tetapi sebuah rekomendasi tunggal. Itu kan sesuatu yang berbeda dengan undang-undang," tambahnya.

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan, KPU bakal melihat sejauh mana Bawaslu ambil keputusan sesuai dengan undang-undang. Dia mengaku Bawaslu memang meminta KPU untuk klarifikasi beberapa hal.

"Tapi menyangkut kasus 12 parpol ini Bawaslu tidak pernah pertemukan KPU dengan pihak pelapor. Harusnya sebelum putusan dikeluarkan, Bawaslu harus pertemukan dulu KPU dengan parpol. Kalau ada tuduhan KPU tidak transparan memberikan informasi, itu tidak benar. Karena KPU sudah berikan rapor ke parpol Jumat kemarin," tandasnya.

[hhw]

KUMPULAN BERITA
# KPU

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita KPU, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar KPU.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Siapa capres jadi korban poros baru bentukan SBY?
  • Penerbitan Beleid jaminan produk halal tak bisa ditunda
  • 5 Alasan yang bisa jelaskan Aceng Fikri lolos ke Senayan
  • Vidi Aldiano sakit hati saat pertama menetap di Inggris
  • 5 Cawapres ini galau tunggu dipinang capres
  • 50 Tahun, Nia Daniati tetap cantik
  • Manuver Prabowo cari cawapres
  • 5 Fakta seksi tentang pusar yang jarang diketahui
  • Kekecewaan dan perlawanan Dahlan saat SBY gagalkan akuisisi BTN
  • KakaoTalk rilis emoticon yang angkat rutinitas orang Indonesia
  • SHOW MORE