Khofifah: Ada yang mau jegal saya maju Pilgub Jatim

Reporter : Moch. Andriansyah | Jumat, 12 April 2013 17:21




Khofifah: Ada yang mau jegal saya maju Pilgub Jatim
Khofifah Indah Parawansa. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Jelang pemilihan gubernur (Pilgub), atmosfer politik di Jawa Timur yang terus memanas. Hal itu membuat Khofifah Indar Parawansa gerah. Bahkan, ketua umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama itu menganggap demokrasi di Jatim dalam kondisi darurat.

Penilaian mantan menteri di era Presiden Gus Dur itu didasarkan pada kondisi perpolitikan di Jatim yang kian panas. Padahal tahapan Pilgub Jawa Timur 2013 belum dimulai.

"Tolong berhenti mereduksi orang. Berhentilah menempatkan orang pada posisi underdog. Tahapan Pilgub (Pilgub Jatim) belum dimulai. Saya rasa Jawa Timur sudah berada pada situasi darurat demokrasi. Tolong jangan terus-terusan mereduksi orang-orang yang memiliki peluang," kata Khofifah di Surabaya, Jumat (12/4).

Khofifah yang memiliki niat untuk kembali mencalonkan diri di Pilgub Jatim 2013 menegaskan akan terus maju di Pilgub Jawa Timur. Khofifah mengklaim telah mendapat dukungan 17,1 persen suara atau setara 17 kursi di DPRD Jawa Timur.

Dukungan itu berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 13 kursi DPRD Jatim dan sisanya dari beberapa partai politik non-kursi yang ada di Jawa Timur. Dia menyayangkan ada pihak-pihak yang berusaha menggagalkan dirinya untuk kembali maju di Pilgub Jatim.

"Ada beberapa upaya yang terus memangkas dukungan yang saya miliki saat ini. Saya telah menyampaikan, bahwa saya sudah memiliki dukungan 17,1 persen. Namun, ada upaya untuk meng-cut sana-sini," katanya.

"Kalau tidak siap berjuang jangan hidup. Makanya saya akan tetap berjuang dan akan terus maju."

Menurutnya, salah satu cara untuk 'mengembosi' dirinya adalah dengan meminta parpol tertentu yang ingin mendukung dirinya untuk mencabut dukungannya.

"Cara meng-cut dukungan adalah meminta pengurus provinsi datang ke DPP-nya, untuk mencabut dukungan. Kondisi demikian kan sedang terjadi darurat demokrasi di Jawa Timur. Ada keinginan agar tidak ada kompetitor dalam Pilgub Jatim mendatang," tegas Khofifah.

[dan]

KUMPULAN BERITA
# Pilgub Jatim

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Tanjung Lesung bakal disulap seperti Dubai
  • Bertengkar, mata Vebby Palwinta dan Andania Suri bengkak
  • Koalisi Merah Putih tolak penjualan pesawat kepresidenan RI
  • Golkar dinilai bakal merugi bila gelar Munas tahun 2015
  • Diperas, Lee Byung Heon penjarakan dua wanita!
  • Menperin akan minta Jokowi kembangkan industri otomotif
  • Usai cabut gugatan di arbitrase, Newmont gencar lobi pemerintah
  • Undang KPK, Kementan berkomitmen tekan budaya gratifikasi
  • Kader PDIP otomatis bakal jadi ketua DPRD DKI
  • Pelindo II kritik pembangunan Pelabuhan Cilamaya
  • SHOW MORE